Rabu, 20 November 2019
23 Rabi‘ al-awwal 1441 H
Home / Ekbis / Klinik Kesehatan Haji di Madinah Pastikan Siap Layani Jemaah
FOTO I Dok. lampungpro.com
simulasi pelayanan di Instalansi Gawat Darurat (IGD) sebagai antisipasi untuk jemaah yang mengalami masalah kesehatan saat menjalankan ibadah haji.

Sharianews.com, Jakarta. Berbagai fasilitas untuk jemaah haji Indonesia dipastikan telah siap melayani jemaah pada musim haji 2019. Termasuk Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah, Arab Saudi.

Direktur KKHI Madinah Amsyar Akil mengatakan, pihaknya telah melakukan simulasi pelayanan di Instalansi Gawat Darurat (IGD) sebagai antisipasi untuk jemaah yang mengalami masalah kesehatan saat menjalankan ibadah haji.

“Dari simulasi yang dilakukan, saya bisa katakan 100 persen siap melaksanakan tugas dalam rangka pelayanan," ujarnya seperti dilansir dari laman resmi Kementerian Agama pada Minggu (7/7).

Selain pelayanan kesehatan umum, lanjutnya, KKHI juga menyediakan layanan spesialis termasuk psikiatrik jiwa.

Klinik yang berada di Distrik Al Aridh, Madinah ini, atau tepatnya di belakang Market Al Raya  merupakan bangunan baru yang diresmikan pada 1 Mei 2019 oleh Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, serta Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek.

Amsyar juga menjelaskan bahwa gedung KKHI terdiri dari lima lantai. Lantai dasar merupakan ruang IGD yang dilengkapi dengan 11 tempat tidur, alat bantuan dasar medis, lifesaving, stimulator detak jantung (defibrillator), dan dokter jaga.

Berseberangan dengan ruang IGD terdapat ruang ICU berkapasitas sembilan tempat tidur. Selain itu, ada juga poli umum, apotek, laboratorium, dan depo obat-obatan.

Lantai satu diperuntukkan bagi kantor manajemen, tempat depo obat, sedangkan lantai dua digunakan untuk kantor manajemen dan ruang tamu KKHI.

Lantai tiga, empat, dan lima merupakan tempat para petugas kesehatan menginap, sedangkan ruang perawatan terletak di bagian basement gedung, dengan kapasitas 17 tempat tidur untuk perawatan pria dan 13 tempat tidur untuk perawatan wanita.

Amsyar mengatakan bahwa sampai hari kedua masa operasional, KKHI telah menerima dua pasien, satu pasien dengan keluhan dehidrasi, sedangkan pasien lainnya mengalami patah tulang kaki (fraktur) karena terjatuh dan telah dirujuk ke RS Arab Saudi.(*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo