Kamis, 14 November 2019
17 Rabi‘ al-awwal 1441 H
Home / Lifestyle / Keunikan Masjid Jama, Memadukan Unsur Islam dan Hindu
FOTO I Dok. Ahmedabad Tourism
Dibangun sejak 1424 M, masjid ini merupakan bagian dari visi besar Sultan Ahmad Shah.

Sharianews.com, Sebuah Masjid Jama yang terletak di Ahmedabad, Gujarat terlihat unik karena memiliki perpaduan arsitektur yang elegan dari gaya Islam dan Hindu.

Dibangun sejak 1424 M, masjid ini merupakan bagian dari visi besar Sultan Ahmad Shah. Kala itu, Sultan Ahmad Shah menginginkan sebuah kota baru di tepi Sungai Sabarmati.

Mulanya Sultan Ahmad Shah I seorang wakil administrator Tughlags untuk kesultanan Delhi. Namun, beliau memilih mundur dan mendirikan kesultanan di Gujarat, tepatnya di sepanjang pantai barat India.

Kota yang dibangun tersebut berkembang pesat pada masa pemerintahannya. Salah satu tanda kemakmuran terlihat jelas dalam arsitektur bangunan yang menghiasi lanskap kota. 

Masjid Jama merupakan salah satu bukti peninggalannya. Dibangun dengan batu pasir kuning membuatnya tampak seperti berselimut emas terutama pada saat musim panas.

Tahun 1819 dua tiang utama pada bangunan masjid yang mengapit di gerbang masuk sempat runtuh karena gempa, tetapi bagian lainnya tak mengalami kerusakan. 

Masjid bergaya Islam dan Hindu ini memiliki tiang-tiang dengan ukiran yang indah. Desain ukiran menunjukan elemen arsitektur bercorak candi Hindu. Masjid ini juga memiliki dekorasi dinding yang diukir dengan pola geometri dan bunga, meskipun tak seperti Masjid Sidi Saiyyed di Ahmedabad. 

Jalanan yang menuju komplek masjid cukup luas. Di bagian tengah halaman dilengkapi tangki air untuk berwudu. Kaligrafi Arab berwarna hitam turut mempercantik bagian dinding-dindingnya.

Keunikan lainnya, masjid ini memiliki 15 kubah. Beberapa di antaranya diukir seperti bunga lotus yang juga menjadi simbol agama Hindu. Pada kiblat masjid juga dihiasi dengan ukiran-ukiran yang rumit. Portico atau serambi bertiang di Masjid Jama ini dihiasi dengan tanaman pilar, sehingga membuatnya makin berbeda dengan masjid-masjid lainnya di India. (*)

 

Reporter: Fathia Rahma Editor: Achi Hartoyo