Sabtu, 8 Agustus 2020
19 Thu al-Hijjah 1441 H
Home / Ekbis / Kesulitan Biaya Daftar Sertifikasi Halal, Ini Solusinya
Foto dok. Pexels
Biaya pembuatan sertifikasi halal menjadi tantangan bagi para UMKM.

Sharianews.com, Jakarta - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengalami kesulitan dalam membuat sertifikasi halal. Biaya pembuatan sertifikasi halal menjadi tantangan bagi para UMKM.

Merespon hal tersebut, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menggodok formula untuk mengatasi persoalan biaya sertifikasi halal. Deputi Direktur untuk Promosi dan Kerja Sama Strategis Inza Putera mengungkapkan formula tersebut adalah dengan membuat Daftar Siap Halal (DSH).

DSH diperuntukan bagi usaha mikro dan kecil yang kesulitan dalam mendapatkan sertifikasi halal karena kekurangan biaya. Diketahui untuk membuat sertifikasi halal perlu menelan biaya sebesar Rp2,5 juta hingga Rp4 juta per jenis produk.

Dengan DSH, pelaku usaha tidak perlu membuat sertifikasi dahulu, tapi mereka akan dimasukan dalam DSH dan bisa diumumkan usahanya walaupun belum tersertifikasi halal

Menurtunya, banyak dari pelaku UMKM yang sebetulnya usaha yang dijalankan sudah bisa dikatakan masuk kategori halal, Namun enggan mengurus sertifikasi halal, karena biaya yang dianggap tinggi. Para pelaku usaha ini mengeluh sudah kesulitan dalam menyiapkan permodalan dan kini harus ditambah dengan menyiapkan biaya sertifikasi halal.

“Mudah-mudahan ini bisa membantu usaha mereka untuk bisa bersaing ditingkat yang lebih,” jelas Inza, dalam acara Politik Pengembangan UMKM Syariah di Indonesia, yang diselenggarakan Bersama Institute, Kamis (24/7).

Alurnya untuk masuk DSH yakni dengan mendaftar DSH, kemudian akan mendapat nomor DSH, selain nomor, juga akan dapat keterangan tertulis pernyataan DSH, serta keterangan produk atau jasanya.

Setelah itu, mereka tidak serta merta dilepas begitu saja. Meraka akan terus diawasi KNEKS dalam menjalankan usahanya.

Rep. Aldiansyah Nurrahman