Rabu, 12 Agustus 2020
23 Thu al-Hijjah 1441 H
Home / Lifestyle / Kepatuhan Masyarakat, MUI Minta Masyarakat Berkaca dari Wuhan Soal Covid-19
Foto dok. Freepik
Kesadaran masyarakat Indonesia terkait pencegahan penularan covid-19 ini masih sangat rendah. Semua protokol kesehatan hanya sebatas teori tanpa aksi.

Sharianews.com, Jakarta - Kesadaran masyarakat Indonesia terkait pencegahan penularan covid-19 ini masih sangat rendah. Semua protokol kesehatan hanya sebatas teori tanpa aksi.

Demikian disampaikan Ketua Satgas Covid-19 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Muhammad Zaitun Rasmin. Ia mengingatkan bahwa keadaan di Indonesia akan lebih panjang dan lebih banyak korban jika semakin tidak waspada dan menganggap biasa.

“Banyak yang tidak peduli memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Sudah ada berita gembira di awal Juni itu, sekarang berubah lagi, termasuk Jakarta,” jelas zaitun, dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Rabu (29/7).

Berkaca pada kondisi Wuhan, China sebagai kota pertama yang mendeteksi adanya virus corona yang saat ini sudah dalam kondisi membaik dan tidak terlalu membahayakan. Hal ini dikarenakan tingkat kepatuhan masyarakat yang tinggi, sehinga dengan lockdown tiga bulan Wuhan mampu menekan angka kekahwatiran penyebaran Covid-19.

Menurutnya, saat ini, angka penyebaran Covid-19 di masyarakat semakin tinggi, sudah menembus angka 100 ribu, sudah lebih tinggi dari negara yang pertama kali mengumumkan Covid-19. Indonesia sudah di atas 100 ribu dan kematian sudah mendekati angka 4 ribu orang.

Dalam webinar berjudul Revitalisasi Peran Ulama Dalam Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Era New Normal yang berlangsung 28 Juli 2020 itu, Zaitun mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk membantu menekan laju penyebaran virus ini, dan sama-sama menyadari bahwa Covid-19 ini berbahaya.

“Memang kalau sudah terjadi tidak bisa lepas dari takdir, tapi sebagai umat Islam, kita harus melakukan ikhtiar, dan inilah yang dilakukan MUI agar umat dapat bukan saja terhindar dari Covid-19, tapi juga menjadi contoh bagi yang lainnya baik di negeri ini maupun tempat lain tentang bagaimana kita berinteraksi dan menghadapi Covid-19 ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berpesan agar masyarakat sebagai umat bisa saling memperkuat, saling mengingatkan dan menyadarkan, juga membangun keperihatinan atas kondisi ini.

Rep. Aldiansyah Nurrahman