Rabu, 27 Oktober 2021
21 Rabi‘ al-awwal 1443 H
Home / Haji umrah / Kementerian Agama Terima Lahan Seluas 7.500 m2 untuk Asrama Haji Medan
FOTO I Dok. kemenag.org
Selain gedung asrama haji, di lahan tersebut juga akan dibangun sarana pendukung pelaksanaan manasik haji dalam satu kawasan Islamic Center.

Sharianews.com, Jakarta ~ Kementerian Agama menerima sertifikat hibah lahan seluas 7.500 meter persegi untuk Asrama Haji Medan yang baru dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah.

Hibah diserahkan pada acara Tasyakuran Hari Amal Bakti ke-74 Kementerian Agama, di Asrama Haji Medan, akhir pekan kemarin.

Baca juga: Pembangunan Gedung Pusat Layanan Halal Gunakan SBSN Rp148 Miliar Lebih

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rachmayadi mengatakan, selain gedung asrama haji, di lahan tersebut juga akan dibangun sarana pendukung pelaksanaan manasik haji dalam satu kawasan Islamic Center. Konsep pembangunan asrama haji akan dibuat seperti Mekkah-Madinah.

"Di kawasan itu selain asrama, akan dibangun juga miniatur Madinah, miniatur Mekkah dan fasilitas lain sebagai tempat manasik," jelasnya menegaskan.

Berdasarkan laman Kemeterian Agama dijelaskan, pembangunan asrama haji baru untuk mendekatkan asrama dengan Bandara Kuala Namu. Jarak bandara dengan asrama sekitar lima kilometer. Pemindahan asrama haji, juga karena pertimbangan akses ke bandara yang bisa lebih cepat. Sementara asrama haji lama akan diserahkan ke Pemerintah Kota Medan untuk digunakan pihak lain.

Sementara itu, Menteri Agama Fachrul Razi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Sumatera Utara atas kepeduliannya pada pendidikan madrasah. "Mudah-mudahan layanan asrama haji ke depan semakin baik," tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan Fachrul kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Tapanuli Selatan yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan gedung dan madrasah.

Dalam kesempatan tersebut Fachrul juga melakukan penandatanganan prasasti pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji KUA yang dibiayai pembangunannya dari dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 2019. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo