Selasa, 18 Juni 2019
15 Shawwal 1440 H
Home / Ziswaf / Kemenang Harap Syiar Zakat tak Hanya di Ramadan Saja
FOTO I dok. Kitabisa.com
Topik zakat dalam perspektif ekonomi dan pembangunan sosial cukup banyak mengisi program siaran televisi di bulan Ramadan.

Sharianews.com, JakartaDirektur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, M. Fuad Nasar mengapresiasi syiar zakat dan pencapaian pengumpulan zakat pada Baznas dan Lembaga-Lembaga Amil Zakat (LAZ) selama bulan Ramadan 1440 H.

Menurutnya, dialog dan talkshow yang mengangkat topik zakat dalam perspektif ekonomi dan pembangunan sosial cukup banyak mengisi program siaran televisi di bulan Ramadan.

Dia berharap syiar zakat tersebut tidak hanya dilakukan di bulan Ramadan saja, tapi juga di bulan-bulan lainnya.

"Syiar pengelolaan zakat sebagai ibadah dan instrumen keuangan sosial umat Islam dalam rangka mengalirkan harta dari orang yang mampu kepada yang kurang mampu tentu diharapkan terus mengisi ruang publik tidak hanya di bulan suci Ramadan, tapi juga di luar Ramadan," ucap Fuad di Jakarta, Rabu (5/6).

Lebih lanjut dikatakan, Baznas telah menargetkan pengumpulan zakat sekitar Rp3,5triliun pada Ramadan 2019, dari target keseluruhan selama tahun 2019 yaitu sekitar Rp10triliun.

Untuk merealisasikan target tersebut, semua lembaga zakat telah memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat dalam membayar zakat baik melalui layanan, baik secara langsung maupun layanan digital.

Menurut pengamatan Fuad Nasar, pelayanan pengumpulan zakat di berbagai lembaga zakat resmi, termasuk di masjid-masjid juga semarak di bulan Ramadan. "Salah satu LAZ yang menginformasikan kepada saya di sela kegiatan malam terakhir Ramadan di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru Jakarta, mencatat penerimaan zakat di hari-hari akhir Ramadan mencapai angka tertinggi Rp2miliar sehari," imbuhnya.

Fuad mengatakan, pengumpulan zakat di semua lembaga rata-rata mengalami peningkatan yang signifikan selama Ramadan. Untuk itu, lembaga zakat harus proaktif tidak hanya dalam pelayanan penerimaan zakat, tapi juga dalam penyaluran zakat secara tepat sasaran dan mudah diakses oleh mereka yang membutuhkan di mana pun. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo