Senin, 26 Agustus 2019
25 Thu al-Hijjah 1440 H
Home / Haji umrah / Kemenag Ingatkan Pentingnya Kemandirian Jamaah Haji
Foto/dok.kemenag
"Proses bimbingan ibadah bertujuan agar jemaah mandiri. Proses pembinaan harus berorientasi memandirikan jemaah," tegas Khoirizi.

Sharianews.com, Jakarta ~ Ditjen Penyelenggeraan Haji dan Umrah Kemenag, Khoirizi bersama Kelompok Bimbingan Ibadah Haji duduk bersama membahas pembinaan kelompok bimbingan untuk memandirikan jemaah saat pelaksanakan ibadah haji, di Jakarta, Rabu (22/5).

"Proses bimbingan ibadah bertujuan agar jemaah mandiri. Proses pembinaan harus berorientasi memandirikan jemaah," tegas Khoirizi.

Menurut Khoirizi, proses memandirikan jemaah tersebut dilakukan melalui bimbingan manasik. Karenanya, setiap jemaah harus mengikuti manasik, baik melalui KUA maupun KBIH. "Namun, proses bimbingan untuk memandirikan, bukan justru membuat ketergantungan jemaah terhadap pembimbing ibadah," jelas Khoirizi.

"Karenanya, jemaah harus diberikan pemahaman yang cukup terkait manasik haji," lanjutnya.

Survei kepuasan jemaah haji pada sektor bimbingan ibadah, indeksnya mencapai skor 87. Khoirizi menilai indeks tersebut masih kurang. Menurutnya, indeks kepuasan ibadah harus mencapai target skor maksimal. Sebab, jika tidak mencapai 100 persen, berarti ada proses ibadah yang tidak maksimal.

"Ayo konsentrasi pada manasik. Koordinasi dan komunikasi antara Kabid haji dan KBIH harus dilakukan lebih intensif agar lebih efektif dalam pembinaan ibadah jemaah haji," ajaknya.

Kasubdit Bimbingan Jemaah Arsyad Hidayat selaku ketua panitia melaporkan, kegiatan tersebut diikuti oleh100 peserta, terdiri dari Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi se Indonesia, pengurus Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), perwakilan ormas Islam, serta akademisi dan praktisi haji.

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo