Kamis, 27 Juni 2019
24 Shawwal 1440 H
Home / Haji umrah / Kemenag Alokasikan 20 Persen Kuota Cadangan PIHK
FOTO I Dok. hajiinfo.in
Sesuai yang diungkapkan Arfi, yang termasuk ke dalam jemaah berhak lunas tahap pertama ini, memiliki kriteria.

Sharianews.com, Jakarta ~ Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus kemenag, Arfi Hatim menjelaskan, untuk Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) khusus akan mengalokasikan 20 persen cadangan jemaah dalam memberi kepastian kepada Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

"Pada tahap satu tahun ini kita mengalokasikan 20 persen cadangan untuk mempercepat proses dan memberi kepastian kepada pihk dalam melakukan pengurusan kontrak-kontrak layanan," ujarnya saat ditemui Sharianews, Jakarta, Senin (25/3).

Ditambahkan Arfi, untuk proses tersebut diharapkan dapat selesai sebelum bulan Ramadan mendatang.

Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) telah mengeluarkan Surat Edaran tentang penetapan jemaah haji khusus berhak lunas tahap I tahún 1440H/2019M.

Surat Edaran bernomor B-22008/DJ/Dt.II.IV.2/HJ.00/02/2019 ditandatangani langsung Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim.

Dalam suratnya, Kemenag menyampaikan daftar nama jemaah haji khusus yang berhak melunasi Biaya penyelenggartaan Ibadah Haji (BPIH) Khusus. Adapun jumlah keseluruhan data jemaah haji khusus sebanyak 18.795 jemaah haji.

“Kalau rinciannya 15.663 jemaah murni atau sampai dengan nomor porsi 3000764580 dan 3.132 jemaah haji cadangan (20 persen dari jumlah jemaah murni) atau sampai dengan nomor porsi 3000768761,” jelas Arfi.

Sesuai yang diungkapkan Arfi, yang termasuk ke dalam jemaah berhak lunas tahap pertama ini, memiliki kriteria.

Pertama, Belum pernah menunaikan ibadah haji dan telah berusia 18 tahin per tanggal 7 Juli 2019 atau sudah menikah.

Kedua, Jemaah lunas tunda/gagal berangkat tahún 2017 dan 2018 yang telah membayarkan pengembalian BPIH Khusus ke rekening BPKH.

Dan yang ketiga adalah jemaah haji cadangan yang merupakan jemaah haji dengan nomor porsi urut berikutnya dari nomor porsi jemaah haji murni. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo