Sabtu, 16 Januari 2021
03 Jumada al-akhirah 1442 H
Home / Haji umrah / Karena Corona, Pelunasan Biaya Haji Khusus Diperpanjang Hingga 30 April
Foto Dok. Kementerian Agama
Perpanjangan masa pelunasan dilakukan karena mempertimbangkan kondisi dan situasi terkini dari jemaah haji khusus, PIHK, dan BPS BPIH Khusus, serta upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Sharianews.com, Jakara; Kementerian Agama memperpanjang pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) Khusus 1441H/2020M tahap kesatu.

Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) telah menerbitkan surat pemberitahuan yang ditujukan kepada penyelenggara Perjalanan Ibadah Haji Khusus (PIHK) dan Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH Khusus.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Ditjen PHU Arfi Hatim menjelaskan perpanjangan masa pelunasan dilakukan karena mempertimbangkan kondisi dan situasi terkini dari jemaah haji khusus, PIHK, dan BPS BPIH Khusus, serta upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Awalnya, pelunasan tahap kesatu BPIH Khusus dibuka 16 - 27 Maret, lalu diperpanjang sampai 3 April. Sekarang, masa pelunasan kembali diperpanjang lagi sampai 30 April 2020. "Kami merespons aspirasi dari semua pihak untuk memperpanjang masa pelunasan BPIH Khusus untuk kali kedua,” jelas Arfi, di Jakarta, Kamis (2/4).

Ia juga meminta agar jemaah haji khusus dapat mengoptimalkan proses pelunasan melalui mekanisme tanpa tatap muka yang telah disepakati antara PIHK/jemaah haji khusus dengan BPS BPIH Khusus.

Kuota Haji Khusus tahun ini berjumlah 17.680. Dana BPIH yang disetor jemaah haji khusus disimpan dalam rekening Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Setelah melalui mekanisme pengajuan, dana tersebut akan dikembalikan ke PIHK.

Namun, sehubungan adanya kebijakan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk menunda kontrak layanan haji 1441H/2020M, dan guna menghindari kerugian bagi semua pihak, Kementerian Agama telah mengatur mekanisme pengembalian BPIH Khusus ke PIHK.

Selama masa pelunasan ini, PIHK sudah bisa mengirim surat pengajuan pengembalian BPIH Khusus ke Ditjen PHU. Namun, proses pengembaliannya dari BPKH ke PIHK akan dilakukan setelah ada kepastian dari Arab Saudi.

Pengembalian BPIH Khusus dari BPKH ke PIHK ditangguhkan sampai ada keputusan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi tentang kepastian penyelenggaraan haji tahun ini “Kami akan terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan semua pihak untuk melakukan evaluasi terhadap kebijakan demi kemaslahatan semua pihak" pungkas dia.

Rep. Aldiansyah Nurrahman