Kamis, 17 Oktober 2019
18 Ṣafar 1441 H
Home / Ekbis / Jumlah Tur Guide Wisata Halal Masih Sedikit, Ini Alasannya
Sekertaris Jenderal Asosiasi Travel Halal Indonesia (ATHIN), Cheriatna (foto/dok) romy
Tak hanya tujuan Timur Tengah, tetapi juga destinasi ke sejumlah negara di Asia seperti Jepang, Korea, dan Eropa.

Sharianews.com, Jakarta ~ Dalam beberapa tahun terakhir minat masyarakat Indonesia terhadap perjalanan wisata ke luar negeri dengan konsep wisata halal semakin meningkat.

Tak hanya tujuan Timur Tengah, tetapi juga destinasi ke sejumlah negara di Asia seperti Jepang, Korea, dan Eropa.

Namun, meningkatnya konsep wisata halal tidak diimbangi dengan jumlah pemandu wisata yang memiliki kompentensi.

Sekertaris Jenderal Asosiasi ATHIN (Asosiasi Travel Halal Indonesia), Cheriatna menjelaskan, kenapa hal itu bisa terjadi.

"Terus terang tur guide muslim itu kebanyakan untuk mengurusi haji umrah saja, tidak mengurusi wisata, dan dari pihak travel yang ada itu biasanya hanya fokus haji dan umrah saat ini," ucapnya ketika berbincang dengan sharianews, Rabu (26/6).

Cheri menambahkan, pada akhirnya masyarakat umum yang mengambil kue tersebut, padahal menurut pemilik Cheria Travel ini mengatakan ceruk pasar wisata halal lebih besar dibandingkan dengan umrah.

"Kalau haji umrah itu setahun satu juta yang berangkat tapi kalau wisata itu 20 juta setahun. Jadi misalnya yah pihak travel Muslim tuh mau berangkatin rombongannya cari tur guidenya susah," tutup Cheriatna. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo