Sabtu, 21 September 2019
22 Muḥarram 1441 H
Home / Keuangan / Jumlah Tenaga Kerja dari BUS dan UUS Turun
FOTO I Dok. dakwatuna.com
Berdasarkan data Statistik Perbankan Syariah yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terakhir, yakni pada Maret 2019, jumlah total tenaga kerja dari BUS dan UUS sebanyak 54.556 orang.

Sharianews.com, Jakarta ~ Jumlah tenaga kerja perbankan syariah di Indonesia dari Bank Umum Syariah (BUS) maupun Unit Usaha Syariah (UUS) mengalami siklus naik dan turun.

Berdasarkan data Statistik Perbankan Syariah yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terakhir, yakni pada Maret 2019, jumlah total tenaga kerja dari BUS dan UUS sebanyak 54.556 orang. Jumlah tersebut menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya atau year on year (yoy) yang jumlahnya mencapai 54.818.

Sementara bila dibandingkan dengan jumlah akhir tahun lalu atau year to date (ytd) mengalami kenaikan hingga Maret 2019. Saat itu jumlah tenaga kerja dari total BUS dan UUS sebanyak 54.471 orang.

Jika dirinci, pemisahan tenaga kerja BUS dan UUS, jumlah tenaga kerja BUS pada Maret 2019 berjumlah 49.482 orang, turun dari yang semula 50.095 yoy.

Sebaliknya, tenaga kerja UUS terus mengalami peningkatan. Pada Maret 2018 jumlah tenaga kerja UUS menyentuh angka 4.723 orang dan di akhir tahun menjadi 4.955 orang. Kemudian berdasarkan data Maret 2019 jumlahnya mencapai 5.074.

Meski mengalmi penurunan tenaga kerja, BUS dan UUS secara aset mengalami peningkatan. Total jumlah aset yang dihasilkan BUS dan UUS pada Maret 2019 ini mampu menyentuh angka Rp479,81triliun, meningkat dari semula Rp428,20triliun yoy. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo