Jumat, 20 September 2019
21 Muḥarram 1441 H
Home / Ekbis / Jokowi Resmi Luncurkan Masterplan Ekonomi Syariah
Press conference masterplan keuangan syariah di Bappenas. FOTO/Dok. Arif sharianews
"Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim saya luncurkan masterplan ekonomi syariah Indonesia 2019 - 2024," ucap Jokowi dalam pidato seremonial masterplan ekonomi syariah Indonesia di kantor Bappenas.

Sharianews.com, JakartaPresiden RI Joko Widodo dengan resmi meluncurkan masterplan ekonomi keuangan syariah Indonesia 2019 -2024, Selasa (14/5).

"Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim saya luncurkan masterplan ekonomi syariah Indonesia 2019 - 2024," ucap Jokowi dalam pidato seremonial masterplan ekonomi syariah Indonesia di kantor Bappenas.

Jokowi menambahkan terkait dengan baru diluncurkan masterplan ekonomi syariah ini, Indonesia telah melakukan lompatan besar.

"Dengan hal ini kita melakukan lompatan besar ekosistem berbasis ekonomi syariah, masterplan yang dijalankan kedepannya, dan dimonitor pencapaiannya, kita akan mengeluarkan rantai halal chain, dengan fokus, rekreasi, media, farmasi, dan kosmetika, dan kita akan mendukung guna penguatan umkm kita," sambung Presiden Jokowi.

Sementara Bambang Brodjonegoro selaku Sekretaris Dewan Pengarah Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) mengatakan masterplan ini menjawab tantangan sekaligus menyusun peta jalan pengembangan ekonomi syariah di Indonesia guna mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Pengembanaan ekonomi syariah harus melibatkan berbagai sektor Iainnya sebagai suatu integrasi sistem ekonomi berlandaskan syariah agar pertumbuhan yang berlangsung pada sektor keuangan syariah memiliki dampak langsung dan signifikan pada pertumbuhan di sektor rill, yang secara fundamental menjadi fokus utama dalam sistem ekonomi Islam," ujar Bambang dalam press conferencenya.

Ia berharap, Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) 2019 - 2024 dapat dijadikan rujukan bersama dalam mengembangkan ekonomi syariah Indonesia, yang kemudian dapat diturunkan menjadi program kerja implementatif pemerintah.

Dalam proses penyusunan MEKSI 2019 - 2024 dimana rancangan kebijakan dan strategi yang dikembangkan benar-benar mendorong perkuatan ekonomi syariah di Indonesia, pemerintah telah berkoordinasi dengan regulator baik di level K/L maupun independen, dan juga menerima masukan dari praktisi sektor industri, akademisi, asosiasi, dan berbagai pihak lainnya.

Pemerintah juga telah melakukan kunjungan ke berbagai daerah untuk memperoIeh gambaran nyata akan kondisi ekonomi syariah yang ada saat ini di dalam negeri.

"Visi besar yang dibangun dalam MEKSI ini adalah mencapai Indonesia yang Mandiri, Makmur, dan Madani dengan Menjadi Pusat Ekonomi Syariah Terkemuka Dunia.

"Saya juga berharap KNKS mendapatkan kepercayaan seluruh pemangku kepentingan ekonomi syariah baik nasional maupun global, serta kepercayaan seluruh masyarakat Indonesia dalam mengimplementasikan MEKSI 2019 - 2024 ke dalam pembangunan nasional melalui ekonomi syariah,” jelas Menteri Bambang. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo