Rabu, 21 Agustus 2019
20 Thu al-Hijjah 1440 H
Home / Keuangan / Jemaah Umrah Lebih dari Satu Juta, Ini Kebijakan Kemenag
FOTO I Dok. hukumonline.com
Pelaksanaan ibadah umrah trennya tidak pernah mengalami penurunan, selalu meningkat setiap tahun.

Kementerian Agama (Kemenag) mencatat, jemaah Indonesia yang melaksanakan umrah di tahun 2018, lebih dari satu juta jemaah. Meningkat dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai sekitar 800ribu jemaah.

Arfi Hatim, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag mengatakan, pelaksanakan ibadah umrah berbeda dengan haji, dari segi kuota ibadah umrah unlimited. Selain itu, dari segi waktu juga cepat, apabila daftar hari ini, maka seminggu kemudian sudah bisa berangkat, dengan catatan pembayaran sudah lunas dan dokumen yang diperlukan sudah terpenuhi.

“Lain dengan haji, bahwa memang keinginan masyarakat untuk melaksanakan ibadah umrah itu luar biasa saat ini, karena waiting list haji cukup panjang,” jelas Arif, dalam acara Grand Launcing Tahapan Haji Umrah Berencana yang diselenggarakan Bank Muamalat dan PT At-Tayibah Al Mutazam Group, di Jakarta, Rabu (20/2).

Lebih jauh, ia megungkapkan pelaksanaan ibadah umrah trennya tidak pernah mengalami penurunan, selalu meningkat. Sehingga, potensi usaha ibadah dan bisnis tersebut harus dikelola secara profesional, akuntabel dan amanah.

Ini yang kemudian menjadi tugas Kemenag sebagai regulator, untuk menata agar seluruh kegiatan umrah berjalan secara profesional, sesuai dengan regulasi dan aturan. Tentu saja dengan tidak melupakan pihak-pihak yang terlibat dalam pengawasan dan memberikan sanksi terhadap pelanggaran pelaksanaan ibadah umrah.

Arif juga menyampaikan, beberapa tahun ini memang terjadi beberapa kasus penipuan terkait ibadah umrah dan haji. Pemerintah dalam hal ini Kemenag, telah melakukan berbagai upaya dan kebijakan dalam rangka pembenahan tata kelola pengelola ibadah haji, khususnya umrah.

Seperti penerbitkan Peraturan Menteri Agama No.8 Tahun 2018, untuk menjawab berbagai permasalahan terkait ibadah umrah. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo