Sabtu, 20 Juli 2019
18 Thu al-Qa‘dah 1440 H
Home / Keuangan / Jelang Lebaran, Produk Pegadaian Syariah Alami Peningkatan
Sampai 27 Mei 2019, keenam produk telah mencatatkan pertumbuhan hingga Rp7,93triliun.

Sharianews.com, Jakarta ~ Unit Usaha Syariah Pegadaian mencatatkan pertumbuhan produk jelang Ramadan hingga Lebaran. Beberapa di antaranya adalah Rahn, Rahn Tasjily Tanah, Arrum Emas, Arrum Mikro, Arrum Haji dan Amanah.

Total sampai 27 Mei 2019, keenam produk telah mencatatkan pertumbuhan hingga Rp7,93triliun. Jumlah tersebut meningkat dari akhir tahun 2018 sebesar Rp 6,88 triliun atau naik sebanyak Rp 1,05 triliun.

“Menjelang lebaran ini Pegadaian Syariah mendapati bisnis dari transaksi dari pegadaian syariah seluruh Indonesia relatif terbilang menggembirakan,” kata Kepala Pegadaian Syariah Rully Yusuf, saat ditemui Sharianews.com, di Jakarta, Rabu (29/5).

Posisi 27 Mei 2019 ini, produk untuk transaksi Rahn itu sebesar Rp4,6triliun outstanding di Pegadaian Syariah. Jika diperbandingkan, akhir tahun 2018 sebesar Rp4,45triliun, megalami kenaikan hampir 200 miliar dari akhir tahun sebelumnya.

Diungkapkan Rully, biasanya menjelang libur hari raya mengalami penurunan yang tajam, tapi pada Ramadan kali ini justu mengalami peningkatan, terutama dari transaksi Rahn.

“Rahn ini adalah sebuah produk yang memang diminati masyarakat, di mana selama pinjaman empat bulan jaminan disimpan di Pegadaian Syariah, kemudian masayrakat boleh menebus atau mencicil kapan waktu dia punya dana atau perencanan keuangannya selama empat bulan dan masih boleh juga diperpanjang, bisa diangsur ini sangat fleksibel dari produk Rahn ini,” papar Rully.

Sementara Rahn Tasjily Tanah, pada 27 Mei 2019 mencapai Rp171,78miliar, meningkat dari akhir tahun 2018 yang saat itu berjumlah Rp21,94miliar. Kemudian, Arrum Emas akhir tahun 2018 hanya Rp207,08miliar, pada 27 Mei 2019 meningkat manjadi Rp232,49miliar.

Untuk Arrum mikro dan Arrum Haji juga mengalami peningkatan dari akhir tahun 2018 sampai dengan 27 Mei 2019. Dari yang semula Arrum Mikro berjumlah Rp376,04miliar menjadi Rp546,24miliar. Lalu, Arrum Haji yang semula Rp337,03miliar naik menjadi Rp432,99miliar. Produk Amanah juga meningkat, dari akhir tahun 2018 sebesar Rp1,48trliun, naik menjadi Rp 1,94 triliun 27 Mei 2019.

Perkembangan tiap produk tidak terlepas dari distribusi saluran yang tidak hanya terbatas pada cabang syariah unit usaha syariah yang jumlahnya mencapai 671 unit, tetapi juga sudah bisa dilakukan melalui cabang-cabang Pegadaian konvensional.

“Produk syariah pegadaian ini juga tersedia di outlet-outlet konvensional, bukunya tetap buku syariah, produknya syariah, namun di jual melalui outlet konvensional. Sehingga secara akad, modal kerja, dan lainnya, tetap terpenuhi menjadi milik syariah,” jelasnya menambahkan. (*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo