Senin, 16 September 2019
17 Muḥarram 1441 H
Home / Keuangan / Jajirah, Layanan Dana Talangan Umrah Bank Kalsel Syariah
-
Setelah ada larangan program dana talangan haji oleh pemerintah, Bank Kalsel Syariah kini hanya melayani penyaluran dana talangan umrah.  

Setelah ada larangan program dana talangan haji bagi bank penerima setoran biaya penyelenggaraan ibadah haji oleh pemerintah, Bank Kalsel Syariah kini hanya melayani penyaluran dana talangan umrah.  

Sharianews.com. Larangan Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH) untuk menyalurkan dana talangan bagi calon jamaah haji mengakibatkan nasabah yang memanfaatkan produk Jajirah iB sedikit mengalami penurunan, karena hanya dikhususkan untuk talangan perjalanan ibadah umrah. Hal ini diakui Kepala Divisi Unit Usaha Syariah Bank Kalsel Syariah, Ahmad Fatrya Putra, SE.

Bank Kalsel, katanya, punya program dana talangan haji dan umrah bernama Jajirah sejak tahun 2012. Namun, lanjutnya, sejak 2016, dana talangan haji dilarang pemerintah melalui Kementerian Agama lantaran hal itu dianggap membuat daftar antrean haji kian panjang.

“Waktu itu kami sempat salurkan dana talangan haji. Terutama haji khusus. Pada 2014 ada pengalihan bank penerima setoran dari konvensional ke bank-bank syariah. Bank-bank syariah kemudian mengeluarkan berbagai produk dana talangan haji dan umrah, tapi sejak 2016 tidak boleh lagi ada dana talangan haji,” paparnya kepada Sharianews.com (28/08/2018).

Program Jajirah, tambahnya, masih berjalan. Tapi kini dikhususkan untuk dana talangan umrah. “Sekarang dana talangan haji di-hold. Hanya umrahnya yang jalan,” jelasnya.

Menurutnya, dana talangan umrah ini sifatnya hanya sebagai pelengkap untuk menambah produk di Bank Kalsel Syariah. “Kami tidak ekspos secara besar-besaran. Sebagai produk suplemen saja,” imbuhnya.

Fatrya mengakui larangan penyaluran dana talangan haji membuat program dana talangan umrah sedikit mengalami penurunan. “Karena dana talangan hajinya tidak dipasarkan lagi,” ulasnya. 

Program pembiayaan perjalanan haji dan umrah Jajirah merupakan pembiayaan penyediaan dana untuk pelaksanaan Ibadah haji dan umrah kepada nasabah melalui biro perjalanan/travel yang telah bekerjasama maupun yang belum bekerjasama dengan Bank Kalsel. Pembiayaan ini ditujukan bagi nasabah yang ingin menunaikan ibadah umrah dengan akad ijarah dan kafalah.

Sebelumnya, melalui Peraturan Menteri agama RI Nomor 24 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Agama Nomor 30 Tahun 2013 Tentang Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Pasal 6A disebutkan BPS BPIH dilarang memberikan layanan dana talangan haji, baik secara langsung maupun tidak langsung. (*)

 

Achmad Rifki