Jumat, 23 April 2021
12 Ramadan 1442 H
Home / Lifestyle / Izin Investasi Miras Dicabut, MUI: Kita Menunggu Salinan Keputusannya
Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan (Foto: MUI)
Kunci edukasi, pengawasan, sehingga tidak menggunakan miras secara sembarangan

Sharianews.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk mencabut sebagian lampiran Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal khususnya yang mengatur investasi minuman beralkohol (miras).

Menanggapi hal itu, Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buya Amirsyah Tambunan mengapresiasi langkah pencabutan tersebut, sembari MUI menunggu salinan tertulis pencabutan Perpres tersebut.

“Kita menunggu salinan keputusannya. (Ini menjadi) kunci edukasi, pengawasan, sehingga tidak menggunakan miras secara sembarangan, karena akan bisa berbahaya untuk generasi kita di masa mendatang,” jelasnya, saat konferensi pers, di Gedung MUI Pusat, Selasa (02/03).

Lebih lanjut, dia menambahkan, MUI terus melakukan aksi yang sifatnya pendampingan atau advokasi, sosialisasi, dan edukasi sehingga dampak penyalahgunaan miras dapat dihindari.

Seperti diketahui, Jokowi mengambil keputusan pencabutan Perpres tersebut setelah menerima masukan dari berbagai organisasi masyarakat keagamaan serta pemerintah daerah.

"Setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama MUI (Majelis Ulama Indonesia), Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan ormas-ormas lainnya, serta tokoh-tokoh agama yang lain, dan juga masukan-masukan dari provinsi dan daerah," ujar Jokowi, dalam tayangan video YouTube Sekretariat Presiden.

Jokowi dengan tegas menyampaikan keputusan itu sendiri. "Bersama ini saya sampaikan, saya putuskan lampiran perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri miras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut,” ucapnya.

Rep. Aldiansyah Nurrahman