Sabtu, 28 November 2020
13 Rabi‘ at-akhir 1442 H
Home / Keuangan / Inovasi Digital Cara BNI Syariah Hadapi Resesi
Foto dok. BNI Syariah
BNI Syariah mengembangkan berbagai produk untuk mendukung transaksi digital

Sharianews.com, Jakarta - Dalam menghadapi ancaman resesi, inovasi digital menjadi salah satu strategi BNI Syariah. Sebagai Hasanah Banking Partner, BNI Syariah mengembangkan berbagai produk untuk mendukung transaksi digital diantaranya uang elektronik syariah HasanahKu, kartu kredit syariah yaitu BNI iB Hasanah Card, dan BNI mobile banking.

“Per Juni tahun 2020, tercatat pertumbuhan transaksi e-banking BNI Syariah yang berasal dari BNI mobile banking, BNI SMS Banking, dan BNI Internet Banking meningkat 114,7 persen secara year on year (yoy),” jelas Direktur Kepatuhan dan Risiko BNI Syariah Tribuana Tunggadewi, dalam webinar belum lama ini.

Dari sisi inovasi produk dan jasa, BNI Syariah mempunyai produk pembayaan BNI KUR iB Hasanah yang diharapkan bisa mendorong pengembangan sektor riil.

BNI Syariah juga melakukan integrasi fungsi komersial dan sosial diantaranya melalui produk Wakaf Hasanah, dimana sampai 30 September 2020 telah menghimpun dana wakaf sebesar Rp8,2 miliar bekerja sama dengan 27 nazhir.

Sementara itu, Ketua II Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Friderica Widyasari Dewi menyatakan pendemi Covid-19 adalah dalang yang menyebabkan resesi.

“Pandemi Covid-19 menyebabkan potensi resesi dan menyebabkan efek untuk bisnis dan ekonomi. Diharapkan peran perbankan syariah bisa hadir dan memberikan solusi,” ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan perekonomian Indonesia akan mengalami kontraksi minus 2,9 persen hingga minus 1,1 persen pada pada kuartal III. Artinya perekonomian Indonesia kontraksi dua kuartal berturut-turut setelah pada kuartal II-2020 terkontraksi 5,32 persen.

Jika terjadi dua kuartal berturut-turut ekonomi negatif atau kontraksi seperti yang disampaikan Sri Mulyani, maka Indonesia masuk resesi.

Rep. Aldiansyah Nurrahman