Sabtu, 7 Desember 2019
10 Rabi‘ at-akhir 1441 H
Home / Ziswaf / Inisiasi Donasi Digital ke Masjid, Gopay dan DMI Jalin Kerja Sama Strategis
Penandatangan kerjasama gopay dan Dewan Masjid Indonesia. Foto/dok.romy
Melalui kerja sama ini, Gopay akan memperkenalkan inovasi donasi digital berupa kode QR kepada ratusan ribu masjid di seluruh Indonesia yang berada di bawah naungan DMI.

Sharianews.com, JakartaGopay dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengumumkan kerja sama strategis untuk mendorong digitalisasi masjid di Indonesia. Kerja sama ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman saat acara Milad DMI di Jakarta.

Melalui kerja sama ini, Gopay akan memperkenalkan inovasi donasi digital berupa kode QR kepada ratusan ribu masjid di seluruh Indonesia yang berada di bawah naungan DMI. Bagi Gopay, upaya ini merupakan bagian dari konsistensinya menyebarluaskan manfaat dan kemudahan donasi digital kepada masyarakat luas, yang sebelumnya telah diwujudkan melalui inisiatif Gopay for Good.

CEO Gopay, Aldi Haryopratomo mengatakan, rasa bangga dan terhormat dapat bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia yang memiliki komitmen untuk memudahkan masyarakat dalam beribadah, termasuk dalam berdonasi.

"Selama lebih dari satu tahun ini, kami terus konsisten dalam menghadirkan manfaat dan mengembangkan potensi donasi digital melalui program Gopay for Good. Kami berharap dengan terjalinnya kerja sama ini, semakin banyak masyarakat yang berdonasi, dan pengurus masjid juga dimudahkan dengan pengumpulan donasi yang aman dan transparan," ujar Aldi di acara halal bihalal Dewan Masjid Indonesia, Jakarta, Rabu (17/7).

Dalam jangka panjang, Aldi menambahkan bahwa donasi digital memiliki potensi untuk turut membantu membangun Indonesia yang lebih sejahtera secara merata.

Inovasi donasi digital di masjid mulai diperkenalkan Gopay sejak Mei 2018. Saat ini, donasi digital dengan kode QR Gopay telah dimanfaatkan oleh lebih dari 300 masjid dan yayasan nirlaba termasuk Masjid Istiqlal Jakarta, Masjid Siti Djirzanah Yogyakarta, dan Masjid Baiturrahman Aceh.

Antusiasme masyarakat terhadap donasi digital di masjid juga ditunjukkan dengan beberapa masjid yang memberikan kode QR masjidnya kepada  jemaah melalui aplikasi pengiriman pesan dan media sosial masjid tersebut.

Potensi donasi digital di Indonesia sendiri cukup tinggi. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) pada tahun 2018 mencatat bahwa potensi zakat di Indonesia mencapai Rp232triliun yang belum termasuk potensi infak dan sedekah. Rata-rata masjid yang menerima donasi digital lewat QR mengalami kenaikan dua kali lipat sejak menjadi rekan donasi Gopay for Good.

Selain itu, sejak Juli 2018 hingga Juni 2019, pemanfaatan donasi digital menggunakan Gopay mengalami peningkatan sebesar 400 kali lipat.

Wakil Presiden Republik Indonesia dan Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, H. Muhammad Jusuf Kalla dalam sambutannya mengatakan bahwa tugas dan tujuan DMI adalah untuk meningkatkan ibadah dengan meningkatkan fasilitas, organisasi, dan pelaksanaan masjid menjadi lebih baik, salah satunya melalui kemudahan dalam berdonasi.

“Hari ini, kita tandatangani (kerja sama) dengan Gopay sebagai bagian dari Gojek. Kenapa kita bekerja sama dengan Gopay, karena nantinya uang tunai di kantong kita akan berkurang dan semua transaksi mulai dari makanan dan sebagainya akan menggunakan handphone, sehingga menyumbang (ke masjid) pun akan semaking gampang,” ujar Jusuf Kalla.

Jusuf Kalla pun beterima kasih kepada Gojek atas kemampuan aplikasinya dalam membangun sistem. “Masjid ada di mana-mana, dan Gojek juga ada di mana-mana. Jadi hal ini bisa menghubungkan masjid dengan UKM. Nanti, jemaah yang bikin usaha bisa dibantu dengan jalur-jalur pemasaran Gojek,” ungkap Jusuf Kalla. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo