Kamis, 27 Juni 2019
24 Shawwal 1440 H
Home / Ekbis / Ini Yang Dilakukan Fintech Syariah Agar UMKM tidak Gaptek
FOTO I Dok. SyarQ
Selaku fintek syariah pertama di Indonesia, kiprahnya untuk membaktikan diri kepada masyarakat dalam bentuk dukungan permodalan kepada para pelaku UMKM yang sesuai syariah Islam, patut diacungi jempol.

Sharianews.com, Jakarta.PT Ammana Fintek Syariah mendukung kemajuan para pelaku Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia.

Selaku fintek syariah pertama di Indonesia, kiprahnya untuk membaktikan diri kepada masyarakat dalam bentuk dukungan permodalan kepada para pelaku UMKM yang sesuai syariah Islam, patut diacungi jempol.

CEO dan Co founder Ammana, Lutfi Adhiansyah menjelaskan bagaimana agar pelaku UMKM bisa melek teknologi .

"Pola yang pertama yaitu melakukan digital marketing, aktif di event sehingga membuka awareness dan konversi jadi user," ungkapnya melalui pesan elektronik, Jumat (12/4).

Ia menambahkan, untuk pola kedua Ammana bekerja sama dengan komunitas yang berbasis UMKM.

"Secara garis besar seperti itu, jadi memang ada niat kerja sama dari komunitas tersebut," tukasnya.

Posisinya sebagai sebuah fintek syariah memang harus siap dalam mengembangkan industri halal dan membawa Indonesia semakin siap bersaing di pasar global.

"Saya optimistis karena sumber daya generasi penerus Indonesia yang berkualitas, semakin kreatif dan inovatif mengeluarkan ide-ide untuk memaksimalkan peluang yang ada," ujar Lutfi yang juga menjabat Ketua Eksekutif Syariah Asosiasi Fintek Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Lutfi mengungkapkan, untuk tahun ini dirinya sedang membentuk dua divisi baru, dengan platform tetap di Ammana. Namun hanya diversifikasi layanan saja.

Pertama, pembiayaan UMKM desa dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan kedua, pembiayaan filantropi dengan akad Qard dari dana infaq atau akad syirkah dari dana wakaf produktif.

"Sedang proses saja, kita menunggu aggreement dengan KemenDes dan KNKS," tutupnya. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo