Senin, 20 September 2021
13 Ṣafar 1443 H
Home / Haji umrah / Ini Pernyataan Saudi Perihal Perkembangan Penyelenggaraan Umrah
Foto dok. Kemenag
Melakukan koordinasi lebih dini terkait rencana penyelenggaraan dan pengaturan umrah 1443 H

Sharianews.com, Jakarta - Tim Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag dan Pusat Kesehatan Haji Kemenkes menyambangi Kantor Kedutaan Besar Arab Saudi Kedubes di Jakarta untuk melakukan koordinasi lebih dini terkait rencana penyelenggaraan dan pengaturan umrah 1443 H.

Dubes Saudi Esaam Althaqafi mengatakan bahwa pemerintahan Saudi masih fokus dalam penyelenggaraan haji 1442 H untuk domestik dan ekspatriat.

Dalam kondisi normal, umrah dibuka selesai musim haji. Namun, ditejaskan Esaam, semua belum ada yang tahu bagaimana perkembangan pandemi ini ke depan.

"Untuk umrah, kami masih melihat situasi. Kalau ada kebijakan terbaru dari Saudi, kita akan segera komunikasikan dengan pihak Kementerian Agama," ujarnya, dalam keterangan resmi.

Sementara itu, Sesditjen PHU Ramadhan Harisman mengatakan, selama ini, penyelenggaraan umrah biasanya dimulai pada Muharram, setelah musim haji.

"Kami sangat berharap Indonesia bisa memberangkatkan jemaah umrah, apalagi jika setelah penyelenggaraan haji nanti kondisi pandemi membaik," ujarnya.

Adapun yang hadir dalam pertemuan tersebut selain Ramadhan, antara lainDirektur Pelayanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab, Direktur Pengelolaan Dana Haji Jaja Jaelani, serta Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Nur Arifin. Hadir juga Rahmat dan Hendro mewakili Pusat Kesehatan Haji Kemenkes.

Rep. Aldiansyah Nurrahman