Selasa, 20 Agustus 2019
19 Thu al-Hijjah 1440 H
Home / Ekbis / Ini Diferensiasi Asuransi Syariah dengan Asuransi Konvensional
FOTO I dok. Asuransisyariahku.com
Sistem pengelolaan asuransi syariah tentulah harus sesuai syariat Islam.

Sharianews.com, Bogor ~ Asuransi syariah dan konvensional memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari sistem pembayaran hingga kalkulasi penerima manfaat.

Selain itu, sistem pengelolaan asuransi syariah tentulah harus sesuai syariat Islam. Seperti yang dikatakan oleh Anggota Dewan Pengawas Syariah, Agus Siswanto ketika ditemui Sharianews di sela-sela literasi keuangan Capital Life Syariah bersama Baznas di Bogor.

"Perbedaan yang menonjol dengan konven sebetulnya dari sisi akadnya, kalau dari sisi instrumennya hampir sama, jadi dari segi akad asuransi syariah basisnya itu adalah tolong menolong," terang Agus, Rabu (31/7).

Ketika nasabah membayar premi atau yang biasa disebut kontribusi dalam asuransi syariah, pada dasarnya nasabah sedang meniatkan diri dengan komunitas tolong menolong. Perusahaan asuransi syariah hanya sebagai pengelola.

Sehingga jika ada anggota yang terkena musibah, maka diambilkan polling of fund atau kumpulan dana yang diniatkan oleh para peserta atas dasar tolong menolong.

Dan karena dana tolong menolongnya besar atau dalam hal ini skala nasional maka jumlah dana yang dihimpun juga besar.

"Misal ada orang kontribusi kalau di mikro itu Rp50ribu kemudian dia meninggal karena kecelakaan dia bisa dapat Rp5juta sementara kalau tidak ikut paling dia mengandalkan tetangga mungkin hanya dapat Rp500ribu di baskom," sambung Agus.

Agus menjelaskan sumber uang bisa berubah menjadi Rp5juta, karena hal tersebut berdasarkan uang tolong menolong, sementara di asuransi konvensional itu akadnya jual beli risiko.

Apabila nasabah ikut dalam komunitas dengan membayar premi dan kemudian tidak mendapatkan musibah, maka dia mendapatkan pahala.

"Pahalanya didapat karena ikut membantu anggota lain yang terkena musibah, bahkan marketingnya ketika tidak deal insya Allah dapat pahala juga karena sudah memberikan pencerahan," tutup Agus. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo