Sabtu, 28 November 2020
13 Rabi‘ at-akhir 1442 H
Home / Ziswaf / Ini 12 Poin Rekomendasi Rakornas Badan wakaf Indonesia
FOTO I Dok. akurat.co.id
Rakornas tersebut menghasilkan 12 poin rekomendasi untuk memajukan perwakafan di Indonesia.

Sharianews.com, Jakarta ~ Badan Wakaf Indonesia (BWI) baru saja melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Wakaf Indonesia yang diselenggarakan di Hotel Aryaduta, Jakarta pada 10-12 Desember 2019.

Adapun hasil Rakornas tersebut menghasilkan 12 poin rekomendasi untuk memajukan perwakafan di Indonesia.

"Pertama, meningkatan literasi wakaf melalui berbagai program inovatif, seperti wakaf goes to Campus/school, dan memasukkan materi wakaf ke dalam kurikulum pendidikan agama dan tema khutbah," ujar Imam Teguh Saptono, Wakil Ketua BWI, Sabtu (14/11).

Kedua, membangun sistem informasi wakaf nasional yang terintegrasi dan mudah diakses oleh publik.

Ketiga, memanfaatkan teknologi informasi dan perkembangan pasar keuangan (fintech, crowdfund, blockchain, dsb) dalam penghimpunan wakaf.

Keempat, percepatan sertifikasi aset wakaf dalam rangka perlindungan aset wakaf nasional.

Kelima, meningkatkan profesionalisme dan kapasitas nazhir melalui program sertifikasi nazhir

Keenam, revitalisasi peran BWI sebagai lembaga nazhir wakaf nasional;

Ketujuh, mendorong percepatan revisi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf dan melakukan penataan dan/atau pembuatan peraturan BWI sesuai kebutuhan.

Delapan, menyusun Standar Pelayanan Publik BWI dan meningkatkan kualitas SDM BWI menuju pelayanan publik yang maksimal

Sembilan, meningkatkan sinergitas antara BWI dan Kementerian Agama RI dalam memajukan perwakafan nasional

Sepuluh, meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan penegak hukum dan stake holder wakaf dalam rangka perlindungan asset wakaf

"Sebelas, melakukan MoA antara BWI Perwakilan (Kab/Kota dan Provinsi) dengan BPN (Kab/Kota dan Provinsi) dan melakukan imbauan kepada para nazhir perseorangan untuk beralih menjadi nazhir badan hukum," tutup Imam.

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo