Senin, 30 Maret 2020
06 Sha‘ban 1441 H
Home / Keuangan / Industri Halal Jadi Ibadah yang Sangat Besar
FOTO I Dok. pasardana.com
Ia menjelaskan, hal tersebut mengacu pada waktu ibadah haji hanya dilakukan setahun sekali, selama hampir satu bulan

Sharianews.com, Jakarta ~ Industri halal menjadi suatu bentuk ibadah yang sangat besar, bahkan jauh lebih besar dari haji dan Ramadan. Hal itu disampaikan Dewan Pembina Yayasan Tazkia Cendekia, Muhammad Syafii Antonio.

Ia menjelaskan, hal tersebut mengacu pada waktu ibadah haji hanya dilakukan setahun sekali, selama hampir satu bulan. Begitu juga, Ramadan yang hanya satu bulan penuh. Sementara industri halal, dari segi makanan halal saja dilakukan minimal tiga kali setiap harinya.

Jika berkaca dari jam makan Malaysia dan Singapura bisa sampai enam kali sehari, dengan diawali makan pagi, kemudian jam 10 tea time, jam 12 siang makan siang, jam empat tea time kedua, jam tujuh makan malam, dan jam 10 ada lagi.

“Masyaallah orang Singapura dan Malaysia itu enam kali sehari. Sementara Indonesia bisa tujuh kali, karena ngebaksonya diitungkan. Jadi kita makan bisa 7-8 kali, belum ngemil,” seloroh Antonio, dalam acara olah akal civitas akademika kampus STEI Tazkia, Monday Forum.

Antonio mengingatkan, makan sebanyak itu setiap harinya berkaitan dengan halal dan haram. Jadi industri halal adalah industri yang sangat luas. Seperti yang diarahkan Rasulullah Saw, bahwa mencari rezeki yang halal adalah suatu kewajiban. Memilih industri halal bukanlah suatu opsi, tetapi memang harus dilakukan.

Lebih lanjut, Antonia menyayangkan Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia hanyalah konsumen halal terbesar di dunia. Sementara produsen terbesarnya berasa dari negara China.

Menurutnya, penyebab tertinggalnya Indonesia disebabkan belum terlalu agresif. Oleh karena itu menjadi tugas bersama untuk mengembangkan, seperti di lingkungan kampus untuk memajukan industri halal, riset dan studi tentang industri halal. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo