Sabtu, 23 Maret 2019
17 Rajab 1440 H
x
FOTO I Dok. arabnews.com
Urutan pertama ada di negara Pakistan dengan jumlah 600,015 jemaah, kedua Indonesia dengan jumlah 394,027 jemaah, ketiga, India dengan jumlah 281,589 jemaah, Malaysia hanya sebesar 130,793 jemaah.

Sharianews.com, Jakarta ~ Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi merilis visa Umrah terbaru di tahun 2019 ini, menurut indeks umrah mingguan yang dikeluarkan per 5 Januari 2019, total jemaah mencapai 2,183,031.

"Indonesia menempati urutan nomer kedua dibawah Pakistan," tulis indeks tersebut, seperti dilansir dari laman Arab News, Senin (7/1/2019).

Hal tersebut seiring dengan rencana visi reformasi 2030 Arab Saudi dengan menargetkan lebih dari 30 juta umrah, dan menyediakan layanan terbaiknya untuk para jemaah yang datang dari seluruh negara. Urutan pertama ada di negara Pakistan dengan jumlah 600,015 jemaah, kedua Indonesia dengan jumlah 394,027 jemaah, ketiga, India dengan jumlah 281,589 jemaah, Malaysia hanya sebesar 130,793 jemaah.

Yaman berada di angka 113,247 jemaah, disusul Mesir sebanyak 63,217 jemaah, Turki sebesar 60,086 jemaah, UEA sebesar 56,412 jemaah dan terakhir, Bangladesh di angka 52,848 jemaah umrah.

Selain itu, dalam laporan tersebut juga disebutkan jenis-jenis transportasi yang digunakan oleh para jemaah. Jemaah sebanyak 1,991,448 datang melalui transportasi udara, sementara 184,580 lewat transportasi darat, dan 7,003 oleh jalur laut.

Pasukan keamanan khusus untuk tahun ini, telah menerapkan rencana untuk musim umrah dengan meningkatkan sisi organisasi kemanusiaan dan layanan penunjuk kepada para jemaah. Selain itu, ada beberapa tim dan komite yang telah dibentuk untuk memantau pasar, toko makanan dan restoran.

Para jemaah mengungkapkan kepuasan dengan layanan yang disediakan di dalam Masjid Nabawi dan Mekkah. Disebutkan bahwa mereka mampu melaksanakan ibadah dengan mudah, nyaman dan aman. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo