Kamis, 24 September 2020
07 Ṣafar 1442 H
Home / Keuangan / Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Islam Global, Sandiaga Uno: Rekonstruksi Industri Halal
Foto dok. Pexels
Potensi ekonomi halal di Indonesia masih cukup besar

Sharianews.com, Jakarta - Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan potensi halal ekonomi di Indonesia masih cukup besar.

“Indonesia mempunyai populasi muslim terbesar di dunia dan pengimpor produk halal keempat terbesar di dunia,” jelas Sandiaga Uno dalam National Webinar 11th Sharia Economic Activity (Sehati) 2020 yang diselenggarakan BNI Syariah bersama Kelompok Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomika dan Bisnis (KSEI FEB) Universitas Diponegoro, Minggu (13/09).

Sandiaga Uno mengatakan ekonomi halal, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan sektor konsumsi adalah salah satu solusi kebangkitan ekonomi Indonesia. Dengan melakukan rekonstruksi di industri halal, diharapkan Indonesia bisa menjadi pusat episentrum dari ekonomi Islam global.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor III Bidang Komunikasi dan Bisnis Universitas Diponegoro, Dwi Cahyo Utomo berharap webinar ini bisa memberikan kontribusi selain pada universitas tetapi juga masyarakat secara umum.

“Pengembangan ekonomi Islam menjadi salah satu semangat Universitas Diponegoro dalam mengembangkan endowment fund dalam konsep wakaf,” kata Dwi Cahyo Utomo.

Direktur Keuangan dan Operasional BNI Syariah Wahyu Avianto berharap National Webinar 11th Sharia Economic Activity (Sehati) 2020 ini bisa meningkatkan pemahaman dan literasi masyarakat mengenai keuangan syariah.

“Berdasarkan data Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLK) 2019 Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia masih cukup rendah yaitu masing-masing 8,9 persen dan 9,1 persen,” pungkas Wahyu.

Rep. Aldiansyah Nurrahman