Sabtu, 26 September 2020
09 Ṣafar 1442 H
Home / Keuangan / IIS wisudakan 56 Ajun Ahli Asuransi Syariah dan 12 Ahli Asuransi Syariah
Wisuda merupakan perwujudan tujuan IIS untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang berkualitas dan bersertifikasi bagi industri perasuransian syariah.

Sharianews.com, Jakarta ~ Perkumpulan Ahli Asuransi Syariah atau Islamic Insurance Society (IIS) telah menyelenggarakan Wisuda dan Seminar Ajun Ahli dan Ahli Asuransi Syariah, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (23/1). 

Ketua IIS, Tati Febriyanti menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin IlS untuk mewisuda anggota baru llS level Ajun Ahli dan Ahli Asuransi Syariah. Selain itu, kegiatan ini juga menjaga kompetensi anggota llS yang sudah ada. 

Baca juga: https://sharianews.com/posts/cerdas-berinvestasi-melalui-reksa-dana-syariah

"Kegiatan wisuda diikuti oleh 56 wisudawan level Ajun Ahli Asuransi Syariah dan 12 wisudawan level Ahli Asuransi Syariah. Seminar diikuti oleh seluruh wisudawan dan 48 anggota lIS lainnya," jelasnya. 

Wisuda juga merupakan perwujudan tujuan IIS untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang berkualitas dan bersertifikasi bagi industri perasuransian syariah, di mana selama tahun 2019 IIS telah melakukan 15 sesi pelatihan level basic (472 peserta), 3 pelatihan level ajun (55 peserta) dan 1 pelatihan level ahli (21 peserta), sehingga sampai dengan saat ini terdapat 1.865 orang level basic, 415 orang level ajun dan 42 orang level ahli. 

Seminar kali ini mengambil tema ”lnsurtech Syariah dari perspektif Ahli Fiqih, Regulator dan Praktisi”, tema tersebut dipilih karena industri asuransi syariah pun mengikuti arus perubahan akibat dampak perubahan teknologi yang memengaruhi proses dan pola pikir pelaku industri asuransi syariah, terutama perusahaan asuransi syariah maupun pemegang polis produk asuransi syariah.

Regulator, ahli fikih, dan praktisi diundang untuk memberikan sharing pandangan mereka terkait insurtech syariah. 

Ada kebutuhan industri perasuransian syariah dalam penyediaan Tenaga Ahli yang tersertifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi, sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh POJK Nomor 67 tahun 2016. Khususnya pasal 55 sampai dengan pasal 58 tentang Tenaga Ahli Perusahaan (Umum, Jiwa dan Reasuransi Syariah) bahwa persyaratan Tenaga Ahli di Kantor Pusat dan Kantor di Luar Kantor Pusat adalah yang memenuhi ketentuan berikut: 

  1. memiliki sertifikat keahlian asuransi syariah dengan level tertinggi dari Lembaga Sertifikasi Profesi di bidang perasuransian 
  2. memiliki sertifikat keahlian sesuai lingkup usaha dengan level paling rendah 1 (satu) tingkat di bawah kualifikasi tertinggi dari Lembaga Sertifikasi Profesi di bidang perasuransian; 

IIS, Asosiasi Asuransi Syariah lndonesia (AASI), dan LSP Perasuransian Syariah (LSP PS) menganggap perlu adanya penyetaraan yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Perasuransian Syariah ( LSP PS) bagi pemegang gelar Associate Islamic Insurance Society (AllS) dan Fellow Islamic Insurance Society (FllS) yang dikeluarkan oleh llS. Penyetaraan dilakukan dengan metode yang ditetapkan LSP PS, di mana salah satu persyaratannya adalah dengan mengikuti seminar yang dilakukan bersama dengan wisuda. 

Anggota llS yang berhalangan mengikuti program penyetaraan kali ini akan tetap dapat mengajukan penyetaraan dengan melakukan uji kompetensi di LSP PS. 

Acara wisuda dan seminar diakhiri dengan sosialisasi proses penyetaraan yang akan dilakukan di LSP PS. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo