Selasa, 17 September 2019
18 Muḥarram 1441 H
Home / Ekbis / IHW: Mendongkrak Industri Halal tidak Bisa Biasa-biasa Saja
Foto/dok.romy
"Siapa pendongkraknya, tidak bisa didongkraknya begini-begini saja, harus dongkrak yang besar, kemudian yang diberi kuasa untuk mendongkrak juga harus punya kapabilitas, kemampuan, dan kemauan," ucap Ikhsan Abdullah.

Sharianews.com, Jakarta ~ Menilik data Global Islamic Economy 2018/2019, Indonesia menghabiskan 170 miliar dollar AS untuk produk makanan halal, atau setara dengan Rp.2465 triliun (kurs Rp.14.500).

Indonesia merupakan salah satu negara Muslim terbesar di dunia dengan jumlah penduduk Muslim mencapai 87 persen dari jumlah populasi total 260 juta jiwa. Dengan komposisi demografi yang demikian, maka Indonesia menjadi pasar terbesar industri halal.

Direktur Indonesia Halal Watch (IHW), Ikhsan Abdullah mengatakan, siapa pun pendongkraknya harus punya kemampuan dan kemauan.

"Siapa pendongkraknya, tidak bisa didongkraknya begini-begini saja, harus dongkrak yang besar, kemudian yang diberi kuasa untuk mendongkrak juga harus punya kapabilitas, kemampuan, dan kemauan," ucapnya di sela-sela diskusi dengan tema mendongkrak Industri Halal & Keuangan Syariah Indonesia, Ashley Hotel, Jakarta, Rabu (21/8).

Ikhsan menambahkan, Indonesia menempati urutan pertama dari 10 negara dengan jumlah pengeluaran makanan halal terbesar di dunia.

Program diskusi ini terselenggara atas inisiasi IHW dan koran Sindo dengan mempertemukan masyarakat, pelaku usaha, pengelola industri dan pemangku regulasi untuk mencari titik temu terhadap upaya pengembangan industri halal dan keuangan syariah di Indonesia. (*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo