Jumat, 13 Desember 2019
16 Rabi‘ at-akhir 1441 H
Home / Ekbis / IHLC dan IHATO Teken MoU Untuk Penguatan Training Wisata Halal
IHLC dan IHATO teken MoU terkait training wisata halal. Foto/dok.romy
Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal IHATO, Emrullah Ahmet Turan bersama Vice Chairwoman IHLC, Jetti Rosila Hadi.

Sharianews.com, Jakarta. Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) bersama International Halal Tourism Organization (IHATO) menandatangani MoU penguatan training terkait dengan wisata halal.

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal IHATO, Emrullah Ahmet Turan bersama Vice Chairwoman IHLC, Jetti Rosila Hadi di Jakarta, Sabtu (5/10).

"Secara teknisnya sejak ditandatangani nanti, kita akan duduk bersama merumuskan nanti kita akan buat kegiatan selama satu tahun ke depan, kemudian banyak hal yang bisa kita lakukan secara bersama," ucap Jetti ketika berbincang dengan Sharianews.

Ditambahkan Jetti, tourism harus dilihat dan dirasakan. Misalnya, sebagai pengelola hotel bisa melihat dan merasakan bagaimana pengelolaan di wisata halal di Turki.

"Atau juga mereka bisa melihat konsumen di Indonesia seperti apa sih, sebetulnya kan, kita bukan zona halal tapi servis halal jadi dia juga bisa melihat ke seluruh Indonesia nantinya, misal servis halal di Maluku pendekatannya seperti apa, lalu di daerah lain pendekatannya seperti apa," sambungnya.

Di tempat yang sama, Chairman IHLC, Sapta Nirwandar mengatakan IHATO sangat kuat di masalah training.

"Kita tidak bisa take it for granted halal tourism itu karena persoalannya halal tapi servicesnya nggak bagus nanti orang juga tidak akan datang. Dan jangan lupa hotel halal itu juga buat yang lain kan, misal restoran halal itu untuk semua orang, itu servis, jadi senyum, makanannya enak, disukai semua orang," ucap Sapta.

Selain itu, antar peserta bisa saling tukar informasi.

"Kita bisa belajar tentang banyak hal misalnya, bagaimana mereka mentraining para pegawai hotelnya, dari tingkat manajer sampai tingkat bawah," tutup Sapta.(*)

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo