Senin, 20 Mei 2019
16 Ramadan 1440 H
Home / Lifestyle / Ifan Seventeen Sempat Bercita-cita Mondok di Gontor
Foto/Dok Istimewa.
"Sebenarnya saya dari dulu mau masuk Gontor, cita-citanya. Cuma tidak kesampaian. Akhirnya Allah ngasih jalannya. Paman merupakan alumni Gontor tahun 80/90-an," ungkap Ifan Seventeen.

Sharianews.com, Kedatangan artis Ifan Seventeen ke Gontor sempat membuat ramai warganet. Hal ini lantaran Ifan baru saja mengalami musibah meninggalnya istri dan personel grup band Seventeen. Ternyata, Ifan sempat bercita-cita mondok di Gontor. Beberapa media mengungkapkan bahwa kedatangan Ifan ke Gontor ingin mengikuti pesantren kilat. Namun, hal tersebut dibantah oleh Zakky Mubarok guru senior pesantren Gontor.

“Ifan Seventeen datang ke Gontor karena istrinya yaitu Dylan adalah seorang sahabat dari putri kiai. Selain itu ayah Dylan adalah mantan Bupati Ponorogo yang dekat dengan keluarga besar pondok,” ungkap Zakky.

Saat itu, Kiai Gontor dan juga putrinya datang untuk takziyah kemudian ketemu dengan Ifan Seventeen. Mertuanya mengenalkan Ifan ke Kiai Gontor. Ifan yang saat itu sudah sering mendengar nama Pesantren Gontor lalu punya keinginan untuk melihat pesantren dan bersilaturahmi dengan para kiai.

“Jadi yang beredar di media bahwa Ifan mengikuti pesantren kilat itu kurang benar. Ifan ke sini ingin meminta penguatan dan nasehat dari para kiai. Setelah itu pulang,” tambah Zakky.

Hal itu ini dibenarkan oleh Ifan Seventeen, "Jadi kan, kebetulan anak kiai utama Gontor itu kebetulan teman alm. (Dylan)  sewaktu smp, jadi lebih ke maksudnya ya ngobrol, dapat masukan segala macam. Jadi kayak minta sehabis salat, apa doa yang harus dibaca. Seenggaknya untuk ketenangan hatiku sekarang," ujar Ifan, di kawasan kalibata

Ifan Seventeen menambahkan bahwa dahulu ia sempat bercita-cita untuk belajar di Gontor. Akan tetapi, cita-cita tersebut tak kesampaian karena Ifan Seventeen memilih berkarir di dunia musik.

"Sebenarnya saya dari dulu mau masuk Gontor, cita-citanya. Cuma tidak kesampaian. Akhirnya Allah ngasih jalannya. Paman merupakan alumni Gontor tahun 80/90-an," ungkap Ifan Seventeen.

Sementara itu, Kiai Hasan bepesan agar Ifan Seventeen dan keluarga senantiasa sabar, tawakkal, ikhlas, dan ridho terhadap segala ketentuan Allah serta dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari semua peristiwa yang menimpanya.

Tak hanya itu, ayah dari sahabat Dylan Sahara, Kiai Hasan juga menghadiahkan sebuah buku karyanya, ‘allamatni-l-hayat jilid 1 kepada Ifan Seventeen, lengkap dengan Warta Dunia Pondok Modern beserta kaset Panggung Gembira.

 

 

Reporter: Fathia Editor: Munir Abdillah