Jumat, 23 April 2021
12 Ramadan 1442 H
Home / Keuangan / Holding BUMN Ultra Mikro Akan Membuat Akses Pembiayaan Lebih Mudah
Foto dok. Pexels
Pasca terbentuknya integrasi (holding) BUMN untuk pengembangan usaha ultra mikro (UMi) dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) diyakini akan membuat pembiayaan yang lebih terjangkau dan akses layanan yang semakin luas.

Sharianews.com, Jakarta - Pasca terbentuknya integrasi (holding) BUMN untuk pengembangan usaha ultra mikro (UMi) dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) diyakini akan membuat pembiayaan yang lebih terjangkau dan akses layanan yang semakin luas.

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Golkar Puteri Anetta Komarudin mengatakan penurunan biaya kredit dan perluasan cakupan pelayanan UMi serta UMKM menjadi energi baru untuk pemulihan ekonomi Indonesia di era kenormalan baru.

“Tentunya, kita mendorong pemerintah untuk terus memperkuat ekosistem ultra mikro guna menjawab tantangan pemenuhan akses pembiayaan murah dan terjangkau bagi 30 juta pelaku ultra mikro yang unbankable. Segmen ini berperan penting bagi dalam menopang pertumbuhan ekonomi riil maupun serapan tenaga kerja di era normal baru ini," kata Puteri, Senin (22/02).

Saat ini DPR RI bersama pemerintah terus melanjutkan kajian komprehensif terkait integrasi tiga BUMN untuk pengembangan UMi dan UMKM. Sebagai catatan, integrasi ekosistem ini akan melibatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

Kajian dilakukan bersama lembaga legislatif dan eksekutif untuk memantapkan proyeksi manfaat beserta dampak yang timbul dari integrasi untuk UMi dan UMKM. Hal-hal yang berkaitan dengan proses bisnis, efisiensi, beban dana (cost of fund), profitabilitas, tenaga kerja, hingga budaya dari masing-masing BUMN dipersiapkan secara matang sebelum proses integrasi rampung.

Pembagian peran masing-masing perusahaan dalam skema holding juga akan diperjelas, sehingga berpengaruh positif terhadap performa ekosistem baru dan target penyaluran pembiayaan bagi UMi dan UMKM ke depan.

"Dengan begitu, kita dapat menilai secara jelas potensi holding dalam menjawab tantangan pembiayaan dan memastikan kontribusi positifnya bagi ketahanan dan perkembangan sektor ultra mikro," sebutnya.

Rep. Aldiansyah Nurrahman

Tags: