Sabtu, 16 Januari 2021
03 Jumada al-akhirah 1442 H
Home / Haji umrah / Hoaks, Arab Saudi Gelar Haji dengan Pembatasan Kuota 20 Persen
Foto dok. kemenag
Beredar kabar bahwa Arab Saudi akan menggelar haji 1441H/2020M dengan pembatasan kuota hanya 20 persen.

Sharianews.com, Jakarta - Beredar kabar bahwa Arab Saudi akan menggelar haji 1441H/2020M dengan pembatasan kuota hanya 20 persen.

Merespon hal itu, Konsul Haji Konsulat jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah Endang Jumali mengatakan bahwa pihaknya telah mengonfirmasi berita tersebut kapada Dirjen Haji Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi Husein Syarif.

Menurutnya, kabar pembatasan kuota hanya 20 persen hoaks atau tidak benar. “Belum ada keputusan apapun (dari Arab Saudi) sampai saat ini,” tutur Endang dalam keterangan tertulis Kementerian Agama, Jumat (12/6).

Endang menambahkan, kasus positif Covid-19 di Arab Saudi masih tinggi. Angkanya tembus 3 ribu kasus perhari sejak tiga hari terakhir.

Pada 2 Juni 2020, Kementerian Agama telah memutuskan untuk membatalkan keberangkatan jemaah Indonesia pada penyelenggaraan haji 1441H/2020M. Keputusan itu diumumkan Menag Fachrul Razi dan tertuang dalam Keputusan Menteri Agama No 494 Tahun 2020.

Sepekan setelah pengumuman itu, Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Muhajirin mengatakan, sudah ada 58 jemaah haji reguler yang mengajukan pengembalian setoran pelunasan biaya hajinya.

58 jemaah haji reguler yang mengajukan pengembalian setoran pelunasan berasal dari 14 Provinsi, yaitu: Sumatera Utara (6 jemaah), Riau (6), Bengkulu (2), Lampung (2), DKI Jakarta (1), Jawa Barat (4), Jawa Tengah (6), DI Yogyakarta (5), Jawa Timur (15), NTB (1), Kalimantan Tengah (2), Sulawesi Utara (1), Sulawesi Tenggara (1), dan Kepulauan Riau (6).

Rep. Aldiansyah Nurrahman