Selasa, 20 Agustus 2019
19 Thu al-Hijjah 1440 H
Home / Keuangan / Hasil SBSN untuk Membangun UIN Sunan Gunung Djati
Keistimewaan SBSN adalah akuntabilitas yang selalu dijaga dengan baik.

Sharianews.com, Jakarta ~ Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Risiko (Dirjen PPR) Luky Alfirman mengatakan, saat ini Indonesia butuh melakukan banyak hal, tetapi terkendala waktu dan bujet yang terbatas.

Karenanya, diperlukan pembiayaan yang inovatif misalnya Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Salah satu hasil dari SBSN ini akan digunakan untuk membangun gedung perkuliahan UIN Sunan Gunung Djati yakni Gedung Ruang Kuliah Bersama dan Gedung Laboratorium Terintegrasi MIPA.

"Indonesia saat ini ada keterbatasan bujet, ada urgensi untuk membangun infrastruktur, ada kebutuhan pembangunan yang sangat banyak. Perlu adanya creative and innovative financing seperti SBSN proyek ini," jelasnya saat melakukan Ground Breaking atau peletakan batu pertama di Bandung, Rabu, (17/07).

Menurutnya, salah satu keistimewaan SBSN ini antara lain akuntabilitas yang selalu dijaga dengan baik, di mana produk harus disesuaikan dengan ketentuan-ketentuan syariah.

“Dengan SBSN, pembangunan-pembangunan seperti gedung perkuliahan ini harus diselesaikan tepat waktu, dijaga kualitasnya sehingga bisa digunakan dengan baik,” ujar Luky.

Ia berharap, dengan peningkatan fasilitas pendidikan seperti ini, mahasiswa menjadi lebih produktif, tidak sampai masuk ke dalam lingkaran penyebaran hoax, membaca-membaca isu yang belum tentu benar dan sebagainya. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo