Senin, 26 Agustus 2019
25 Thu al-Hijjah 1440 H
Home / Lifestyle / Hari Pertama Hijrah Fest, ACT Luncurkan Warung Wakaf Mobile
FOTO I Dok. bukalapak.com
Warung Wakaf Mobile merupakan sebuah terobosan pemanfaatan wakaf uang dalam bentuk aset warung berjalan.

Sharianews.com, Jakarta ~ Hari pertama Hijrah Fest yang berlangsung Jumat (24/5) di Jakarta Convention Center, menjadi momen bagi Aksi Cepat Tanggap untuk meluncurkan Warung Wakaf Mobile.  

Warung Wakaf Mobile merupakan sebuah terobosan pemanfaatan wakaf uang dalam bentuk aset warung berjalan. Program ini juga menjadi sarana sosialisasi konsep wakaf produktif bagi masyarakat luas.

Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Global Wakaf ACT Imam Akbari dalam sambutannya saat pengesahan secara simbolik.

Warung Wakaf Mobile merupakan kombinasi wakaf dan ekonomi produktif yang terdiri dari beberapa unsur kekinian seperti lifestyle, teknologi, dan mobilitas,” ujar Imam.

Presiden Global Wakaf ACT ini menjelaskan, Warung Wakaf sendiri telah diluncurkan sejak November 2018 lalu. Namun, pihaknya ingin membuat terobosan baru yang lebih modern dan terjangkau.

Warung Wakaf Mobile tetap menerapkan beberapa aturan seperti tidak menjual produk rokok, minuman keras, dan alat kontrasepsi.

Hasil dari pengelolaan program ini nantinya akan diberikan kepada para maukuf alaih atau penerima manfaat, baik masyarakat prasejahtera, korban bencana maupun masyarakat lainnya yang membutuhkan bantuan.

Imam juga kmemaparkan bahwa sebagian dari pendapatannya akan disisihkan untuk pengembangan program Warung Wakaf Mobile.

”Alasan tersebut yang membuat kami ingin jadi yang terdepan dalam menebarkan serta menyebarkan pengetahuan tentang wakaf secara lebih masif. Selain itu, kami ingin mengibarkan juga mengobarkan spirit wakaf kepada masyarakat melalui Warung Wakaf Mobile ini,” papar Imam.

Ia berharap agar masyarakat semakin mudah dalam memahami konsep wakaf produktif, sehingga tergerak untuk berpartisipasi agar nilai kemanfaatannya dirasakan oleh banyak orang.

“Ke depannya, kami juga akan berusaha menyerap produk UMKM lebih banyak, yang memenuhi standar kehalalan dan kesehatan, sesuai aturan dan keinginan pasar yang terus berkembang,” lanjut dia.

Data yang dimiliki Global Wakaf ACT menunjukkan, Warung Wakaf telah berkembang cukup pesat. Hingga saat ini setidaknya ada 147 titik Warung Wakaf yang tersebar di lima provinsi dan 30 kota serta kabupaten. (*)

 

 

Reporter: Fathia Rahma Editor: Achi Hartoyo