Kamis, 5 Desember 2019
08 Rabi‘ at-akhir 1441 H
Home / Ziswaf / Harapan Baznas di Gelaran ISEF 2019, Zakat Menjadi Mainstreaming Ekonomi Syariah
Dirut Baznas Arifin Purwakananta saat diwawancarai media. Foto/dok.romy
Baznas sebagai salah satu peserta ISEF 2019, mendukung penuh kampanye dengan melihat zakat sebagai bagian penting dari ekonomi syariah.

Sharianews.com, Jakarta ~ Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2019 akan segera dihelat dalam hitungan hari ke depan, acara tahunan ini menjadi wadah integrasi berbagai kegiatan di sektor ekonomi syariah.

ISEF telah berevolusi dari kegiatan yang sebelumnya berskala nasional menjadi kegiatan berskala internasional pada 2019.

Baznas sebagai salah satu peserta ISEF 2019, mendukung penuh kampanye dengan melihat zakat sebagai bagian penting dari ekonomi syariah.

"Pertama kita melihat posisi kita dulu, zakat kita anggap sebagai salah satu bagian penting dari syariah ekonomi dengan demikian maka Baznas sebagai wakil gerakan zakat itu mendukung dan mensupport semua kampanye ekonomi syariah itu yang pertama," ucap Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta kepada sharianews, Senin (11/11).

Dengan harapan, lanjut Arifin, zakat semakin dikenal sebagai arus utama ekonomi syariah, karena posisi zakat dan wakaf dalam sosial finance, belum berada di zona mainstream.

"Justru sekarang ini kami ingin mencoba membuka pandangan baru seharusnya ekonomi mainstream mengadopsi gagasan-gagasan zakat, di mana ekonomi tidak boleh kapitalistik, ekonomi harus melakukan pendistribusian yang baik artinya zakat kami dorong untuk bisa men challenge ekonomi ribawi yang sekarang sedang berkembang meskipun itu bertahap," ujarnya

"Kami akan support acara ISEF ini dengan merasakan pandangan-pandangan baru itu," sambung Arifin.

Baznas dalam gelaran ISEF kali ini mengambil tema 'Zakat sebagai mainstreaming ekonomi syariah' dan sekaligus meluncurkan beberapa program zakat.

Arifin berharap, hal tersebut bisa diterima oleh masyarakat, meskipun saat ini Baznas sudah sangat dikenal. Namun, menurut Arifin, dalam kerangka ekonomi syariah, zakat masih berada di pinggiran, belum di tengah. (*)

"Harapan kami justru zakat inilah menjadi insiprasi ekonomi syariah," tutup Arifin.

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo