Sabtu, 8 Mei 2021
27 Ramadan 1442 H
Home / Keuangan / Hanya Kantongi Rp7,36 Triliun, Pemerintah Akan Lakukan Lelang Sukuk Negara Tambahan
Foto dok. Pexels
Hasil tersebut jauh dari target pemerintah yang sebesar Rp10 triliun.

Sharianews.com, Jakarta - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menggelar lelang surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk Negara, Selasa (20/04), dengan total penawaran masuk sebesar Rp17,90 triliun.

Berdasarkan keterangan DJPPR, total nominal yang dimenangkan dari seri yang ditawarkan pada lelang tersebut adalah Rp7,36 triliun. Hasil tersebut jauh dari target pemerintah yang sebesar Rp10 triliun.

Seri SBSN yang dilelang ini adalah seri Surat Perbendaharaan Negara-Syariah (SPNS) dan Project Based Sukuk (PBS).

“Pemerintah melaksanakan lelang SBSN pada tanggal 20 April 2021 untuk seri SPNSS07102021 (reopening), PBS027 (reopening), PBS017 (reopening), PBS029 (reopening), PBS004 (reopening) dan PBS028 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia,” jelas DJPPR Kementerian Keuangan.

Seri SPNS07102021 memiliki tingkat imbalan secara diskonto dengan tanggal jatuh tempo pada 7 Oktober 2021. PBS027 menawarkan tingkat imbalan 6,5 persen dengan jatuh tempo 15 Mei 2023. Seri PBS017 jatuh tempo 15 Oktober 2025 dengan tingkat imbalan 6,125 persen.

Seri PBS029 jatuh tempo 15 Maret 2034 dengan tingkat imbalan 6,375 persen. Sementara itu, seri PBS004 jatuh tempo dijadwalkan pada 15 Februari 2037 dengan tingkat imbalan 6,10 persen. Terakhir, PBS028 tidak dijelaskan berapa tingkat imbalan yang ditawarkan 7,75 persen dan jatuh tempo pada 15 Oktober 2046.

Rincian jumlah penawaran yang masuk dan jumlah nominal dimenangkan keenam seri antara lain, untuk SPNS07102021 penawaran yang masuk Rp2,05 triliun dan nominal yang dimenangkan sebesar Rp2,05 triliun.

Lalu, untuk PBS027, ditawar Rp5,83 triliun dan nominal yang dimenangkan Rp3,75 triliun. Sementara, PBS017 penawaran yang masuk Rp2,77 triliun dan nominal yang dimenangkan Rp400 miliar.

Sementara untuk seri PBS004 dan PBS028 penawaran yang masuk Rp2,48 triliun dan Rp2,70 triliun. Rincian nominal yang dimenangkan yakni Rp15 miliar dan Rp1,15 triliun. Sedangkan untuk PBS029 ditawar Rp2,08 triliun, tapi tidak ada sepeserpun yang dimenangkan.

Sebagai tindak lanjut lelang SBSN tanggal 20 April 2021 dan sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 195/PMK.08/2020 tentang Lelang Surat Berharga Syariah Negara di Pasar Perdana Domestik dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 38/PMK.02/2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Keuangan Negara untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan/atau Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan, Pemerintah akan melaksanakan lelang SBSN tambahan (Green Shoe Option) pada hari ini..

Sukuk merupakan investasi sesuai syariah yang aman dan menawarkan return menarik. Sukuk dikelola berdasarkan prinsip syariah, tidak mengandung unsur maysir (judi) gharar (ketidakjelasan) dan riba (usury), serta telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Rep. Aldiansyah Nurrahman