Kamis, 28 Januari 2021
15 Jumada al-akhirah 1442 H
Home / Global / Halalbooking: Pariwisata Ramah Muslim Bisnis yang Menjanjikan
Foto dok. Pexels
Berdasarkan data yang dimiliki oleh Halalbooking, pariwisata ramah muslim atau secara global juga dikenal dengan pariwisata halal, merupakan sebuah kebutuhan bagi turis muslim di seluruh dunia.

Sharianews.com, Jakarta - Manajer Pemasaran Halalbooking Ufuk Secgin mengatakan pariwisata ramah muslim merupakan sebuah potensi bisnis yang sangat menjanjikan.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Halalbooking, pariwisata ramah muslim atau secara global juga dikenal dengan pariwisata halal, merupakan sebuah kebutuhan bagi turis muslim di seluruh dunia. Pemenuhan kebutuhan ini lah yang harus diperhatikan dengan baik oleh para pelaku bisnis di bidang pariwisata.

“Potensi pasar pariwisata halal secara global ini tentu peluang yang sangat menjanjikan. Namun, peluang itu hanya bisa dicapai jika pelaku bisnis mampu memenuhi kebutuhan turis muslim dengan baik, misalnya penyediaan fasilitas penginapan yang sesuai  standar Islam, tidak ada minuman beralkohol, jaminan makanan halal, dan juga penyediaan fasilitas ibadah yang dibutuhkan oleh turis muslim sehari-hari,” tuturnya dalam konferensi virtual baru-baru ini.

Menurut Ufuk, hal ini pula yang membuat Halalbooking bisa berkembang dengan cepat, karena layanan mereka memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi turis muslim dalam memilih penginapan dan destinasi yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka tadi.

Ufuk juga berkisah, bahwa selama pandemi ini, bisnisnya juga sangat terdampak tapi dengan tetap terus memberikan pelayanan terbaik bagi segmentasi pasar muslim secara serius, Halalbooking bisa perlahan bangkit kembali.

Halalbooking merupakan online travel agency global yang menjangkau pasar pariwisata ramah muslim di seluruh dunia.

Sementara itu, Chief Operating Officer Have Halal Will Travel Mikhail Melvin Goh menambahkan kesuksesan pemulihan pariwisata, khususnya pariwisata ramah muslim, harus sejalan dengan pemahaman pelaku bisnis di bidang pariwisata terhadap kebutuhan konsumen muslim itu sendiri.

Motivasi perjalanan wisata yang dimiliki oleh turis muslim, tentu berbeda dengan turis lainnya, dan hal ini akan sangat berpengaruh kepada gaya perjalanan mereka pula.

Rep. Aldiansyah Nurrahman