Selasa, 23 April 2019
18 Sha‘ban 1440 H
FOTO | Dok. Makobar.com
Hukum asal muamalah adalah halal sampai ada dalil keharamannya. Bagaimana status hukum menaikkan harga sebelum diskon, halalkah?

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang terhormat, Ustadz Ahmad Ifham Sholihin. Bismillah, mau bertanya, bagaimana hukumnya seorang penjual memberi harga diskon tapi dengan menaikkan dulu harganya?

Contoh, penjual biasa menjual pakaian dengan harga 100 ribu. Guna menarik pembeli, penjual tersebut memasang tulisan diskon/potongan harga 20.000 dengan cara menaikkan dulu harganya menjadi 120.000 (angkanya dicoret), dan ditulis menjadi 100.000.

Mohon pencerahannya. Terima kasih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi, wabarakatuh.

Maulida, tinggal di Banjarmasin.

 

Jawab :

Sdr. Maulida yang dicintai Allah, semoga kita semua selalu berlimpah barakah dari Allah agar kita bisa konsisten bertransaksi perbankan hanya di Bank Syariah saja. Amin.

Pertama, ada beberapa jenis jual beli jika ditinjau dari penegasan marjin keuntungan, yakni musawamah dan murabahah.

Musawamah adalah jual beli yang tidak disebutkan marjin keuntungan yang diambil. Misalnya jual beli di minimarket, pembeli tidak dikasih tahu berapa harga pokok perolehan sebelum dijual. Jual beli ini halal.

Sedangkan murabahah adalah jual beli tegaskan untung. Misalnya pada KPR Syariah akad murabahah, penjual (Bank Syariah) menyebutkan harga pokok perolehan dari Developer dan menyebutkan jumlah keuntungan yang diambil dalam transaksi jual beli tersebut.

Dengan demikian, jual beli itu mau disebutin ambil untungnya atau tidak disebutin, keduanya sama-sama halal.

Kedua, metode penentuan harga, juga suka-suka penjual. Yang penting, dealnya satu harga saja. Dengan demikian, penentuan harga itu mau pake metode apapun, hukumnya halal.

Ketiga, hal penting yang harus diperhatikan bahwa hukum asal muamalah adalah halal sampai ada dalil keharamannya. Tidak ditemukan dalil larangan mengatur harga seperti yang ditanyakan. Berarti skema tersebut halal.

Berdasarkan logika tersebut bisa disimpulkan bahwa cara berjualan dengan memberikan diskon setelah sebelumnya harga dinaikkan, hukumnya halal. Berlaku hukum jual beli, laku atau tidak laku. Wallahu a'lam.

Sharia Corner | Diasuh oleh: Ustadz Ahmad Ifham Sholihin