Senin, 1 Juni 2020
10 Shawwal 1441 H
Home / Keuangan / Green Sukuk Antar Sri Mulyani Jadi Menkeu Terbaik di Asia Pasifik
FOTO I Dok. Kemenkeu
Penghargaan yang diberikan pada 2 April 2019 ini merupakan yang ke-3 diterima Sri Mulyani secara berturut-turut.

Sharianews.com, JakartaMenteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dinobatkan sebagai Menkeu Terbaik di Asia Pasifik Tahun 2019 versi majalah keuangan FinanceAsia. 

Penghargaan yang diberikan pada 2 April 2019 ini merupakan yang ke-3 diterima Sri Mulyani secara berturut-turut. Sebelumnya, FinanceAsia telah menobatkan Sri Mulyani sebagai Menkeu terbaik se-Asia Pasifik pada tahun 2017 dan 2018.

FinanceAsia menilai beberapa catatan impresif Sri Mulyani. Melansir dari laman Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Kamis (4/4), catatan itu di antaranya melalui Global Green Sukuk atau Sukuk Hijau Global, ia mengantarkan Indonesia menjadi negara Asia pertama yang menjual green bonds, surat utang yang digunakan secara spesifik untuk membiayai proyek-proyek untuk iklim dan lingkungan, yang terjual hingga 1,25 miliar dolar AS.

Sri Mulyani juga berhasil membawa perekonomian Indonesia ke arah yang lebih baik, dengan mencatatkan defisit anggaran terendah dalam enam tahun terakhir pada 2018 yakni 1,76 persen dari Produk Domestik Bruto.

“Melalui program Amnesti Pajak yang diluncurkan pada tahun 2016-2017, Menkeu Sri Mulyani juga berhasil meningkatkan kepatuhan pajak (tax compliance), yang pada akhirnya berhasil meningkatkan penerimaan perpajakan,” jelas Kemenkeu.

Selain itu, di tengah pelemahan nilai tukar seiring perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, Pemerintah bersama Bank Indonesia juga dinilai berhasil menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Finance Asia mengeluarkan penilaian kinerja Menkeu di kawasan Asia Pasifik. Media ini melakukan penilaian dengan melihat bagaimana para Menkeu tersebut mengelola keuangan negara dalam kurun waktu satu tahun di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi dan geopolitik global.

Selain menobatkan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menkeu Terbaik di Asia Pasifik Tahun 2019, FinanceAsia juga merilis peringkat untuk Menkeu lain di kawasan ini.

Peringkat dua diberikan kepada Carlos Dominguez dari Filipina, peringkat tiga Heng Swee Keat dari Singapura, peringkat empat Josh Frydenberg dari Australia, peringkat lima Paul Chan dari Hong Kong, peringkat enam Piyush Goyal dari India, peringkat tujuh Liu Kun dari Tiongkok.

Kemudian peringkat delapan Hong Nam-Ki dari Korea Selatan, peringkat Sembilan Lim Guan Eng dari Malaysia, peringkat sepuluh Apisak Tantivorawong dari Thailand, peringkat sebelas Su Jain-Rong dari Taiwan, dan terakhir Taro Aso dari Jepang.

Sebagai informasi, Indonesia sebagai penerbit sovereign green sukuk global pertama, telah membuktikan konsistensi terhadap Perjanjian Iklim Paris Tahun 2016. Komitmen itu diperlihatkan melalui perkembangan proyek pelestarian lingkungan serta berhasil menarik investor asing yang beralih ke praktik korporasi berkelanjutan khususnya pembiayaan berkelanjutan berbasis syariah.

Struktur akad sukuk ini adalah wakalah, dengan underlying asset berupa Barang Milik Negara yaitu tanah dan bangunan, serta proyek APBN yang sedang dalam pembangunan atau akan dibangun. (*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo