Sabtu, 11 Juli 2020
21 Thu al-Qa‘dah 1441 H
Home / Ekbis / Gratis, Sertifikasi Halal untuk UMK Beromzet di bawah Rp1 Miliar
Foto dok. Kemenag
Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang memiliki omzet di bawah Rp1 miliar tidak dikenakan tarif atau gratis.

Sharianews.com, Jakarta - Pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang memiliki omzet di bawah Rp1 miliar tidak dikenakan tarif atau gratis.

Selain itu, Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan pemerintah juga memangkas durasi proses sertifikasi halal dari 117 hari menjadi 21 hari.

"Untuk mendukung anggaran nol rupiah sertifikasi halal tersebut kami melakukan subsidi silang, di mana usaha yang omzetnya di atas 1 miliar mengsubsidi usaha di bawah 1 miliar. Termasuk dengan melakulan relokasi anggaran di Kemenag dan BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal)," ujar Fachrul, di Kantor Kemenag, Jakarta, Rabu (24/6).

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi secara virtual yang dipimpin Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Rapat koordinasi ini bertujuan mempercepat perputaran ekonomi lokal serta memperbaiki daya beli masyarakat dan mendorong kebangkitan ekonomi pasca pandemi khususnya kelangsungan usaha dan pemasaran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) secara lebih cepat dan luas dengan melibatkan kementrian dan lembaga terkait.

Turut mendampingi Fachrul dalam rapat koordinasi virtual, Plt Sekjen Kemenag Nizar Ali dan Kepala BPJPH Sukoso. Rapat koordinasi juga diikuti kementerian/lembaga terkait diantarana Menteri Perdagangan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Badan Standardisasi Nasional dan lembaga lainnya.

Rep. Aldiansyah Nurrahman