Jumat, 27 November 2020
12 Rabi‘ at-akhir 1442 H
Home / Ekbis / Genjot Produk Halal UMK Perlu Pendekatan Makro dan Mikro
Foto dok. Pexels
 Dalam rangka mendorong pengembangan produk halal Usaha Mikro dan Kecil (UMK) diperlukan dua pendekatan yaitu makro dan mikro.

Sharianews.com, Jakarta - Dalam rangka mendorong pengembangan produk halal Usaha Mikro dan Kecil (UMK) diperlukan dua pendekatan yaitu makro dan mikro.

Kepala Divisi Pendayagunaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Randi Swandaru menjelaskan pendekatan makro merupakan pendekatan dari sisi policy dan kebijakan, seperti penguatan auditor halal baik jumlah maupun kualitas dengan pengembangan nota kesepahaman dan kemitraan dengan perguruan tinggi, meningkatkan jumlah Lembaga Pemeriksa Halal (LPH).

"Ini penting karena kita tahu jumlah UMKM kita sangat besar, tentu tak akan sanggup jika jumlahnya sedikit saja yang melakukan pemeriksaan produk," kata Randi, dalam webinar Baznas Halal Class bertema 'Strategi Pembangunan Industri Halal untuk UMK', Jum'at (13/11)

Sedangkan pendekatan dari sisi mikro, dilakukan dengan sosialisasi dan edukasi Jaminan Produk Halal (JPH) kepada masyarakat, penguatan penyelia halal, dan penyediaan sistem halal nasional yang tangguh dan handal.

"Edukasi halal ini perlu ditingkatkan agar masyarakat sadar halal dan menciptakan demand, kalau demand ini besar maka masyarakat akan mengunakan produk halal,” terangnya.

Terkait dengan ketersediaan bahan halal yang dibutuhkan UMK, Kepala BPJPH Sukoso mengatakan hal lain yang sangat penting adalah dibentuknya ekosistem halal. Dengan adanya ekosistem halal yang memadai maka UMK akan terbantu dalam memperoleh kebutuhan bahan-bahan halal yang dibutuhkan dalam produksi produk halalnya.

"Kita harus punya material hulu yang harus disiapkan, agar industri halal UMK kita lebih mudah berkembang," pungkas Sukoso.

Rep. Aldiansyah Nurrahman