Rabu, 28 Juli 2021
19 Thu al-Hijjah 1442 H
Home / Ekbis / Genjot Ekonomi Halal, BI Sampaikan Empat Hal Penting
Empat hal penting untuk menjadi kompetitif, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan pemberdayaan ekonomi umat.

Sharianews.com, Jakarta - Mata rantai ekonomi halal (Halal Value Chain) memerlukan empat hal penting untuk menjadi kompetitif, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan pemberdayaan ekonomi umat.

Demikian disampaikan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. Ia memaparkan keempat hal itu.

“Pertama, mempercepat dan mengakselerasi sertifikasi halal. Kedua, membangun ekosistem Halal Value Chain melalui integrasi antara unit-unit usaha baik usaha kecil, menengah dan besar,” jelasnya dalam opening ceremony dari The 1st Indonesia International Halal Fair, THE 2nd IntercontinenTalk 2021, Road to The 8th ISEF 2021, Senin (21/06).

Ketiga, fokus pengembangan pada lima produk yang kompetitif, yaitu (i) makanan halal (processed food), (ii) fesyen muslim, (iii) pariwisata, (iv) kosmetika dan farmasi dan (v) energi terbarukan. Selanjutnya keempat, produksi dan marketing yang end to end

Makanan halal bersama dengan fesyen muslim menjadi sektor unggulan yang diharapkan dapat turut mendorong pemulihan ekonomi nasional.  Posisi industri halal Indonesia di global pada kedua sektor ini berdasarkan Global Islamic Economy Indicator 2020 mencapai peringkat ke-4 untuk halal food, dan ke-3 untuk fesyen muslim.

Pengembangan sektor industri halal tersebut menggunakan pendekatan holistik melalui pengembangan ekosistem rantai nilai halal (Halal Value Chain).

The 1st Indonesia International Halal Fair yang dilaksanakan dari tanggal 14 s.d 27 Juni 2021 merupakan rangkaian dari Road to the 8th Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2021, bertujuan untuk memfasilitasi pengembangan kualitas, akses promosi perdagangan dan penyediaan outlet guna perluasan akses pasar internasional bagi para pelaku usaha syariah Indonesia, melalui showcasing, business matching, business intermediary, dan on-boarding global halal e-commerce untuk perluasan akses pasar internasional, dengan agenda utama showcase produk halal Indonesia yang berlokasi di Singapura.

Masih dalam rangkaian Road to the 8th ISEF 2021, pada kesempatan terpisah, Bank Indonesia menyelenggarakan Pekan Ekonomi Syariah (PEKSyar) Sulawesi Barat yang bertujuan untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi di Sulawesi Barat pasca terdampak gempa.

Rep. Aldiansyah Nurrahman