Rabu, 21 Agustus 2019
20 Thu al-Hijjah 1440 H
Home / Ziswaf / Gempa Halmahera, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan
Foto/Dok.dompetdhuafa
Tim DMC menempuh perjalanan selama kurang lebih lima jam dengan menggunakan kendaraan roda empat dan speedboat untuk menyalurkan bantuan.

Sharianews.com, Halmahera ~ Untuk memberikan bantuan pascagempa yang mengguncang sisir pedalaman Halmahera bermagnitudo 7.2, Dompet Duafa menerjunkan tim Disaster Management Centre (DMC) guna menangani korban. Bantuan yang disalurkan mulai dari bahan pangan, selimut hingga kebutuhan bayi.

Tim DMC menempuh perjalanan selama kurang lebih lima jam dengan menggunakan kendaraan roda empat dan speedboat. Menurut Imam Rulyawan, Direktur Utama Dompet Dhuafa mengatakan hingga saat ini tim terus berupaya melakukan penyaluran bantuan baik logistik dan kebutuhan bayi.

"Di sisi lain tim menyisir reruntuhan masjid, sekolah serta desa-desa seperti di wilayah Gane Dalam yang hampir 80 persen rumah rata dengan tanah. Total pengungsi ada 196KK dari 1219 jiwa. Jarak Gane Luar ke Gane Dalam sekitar satu jam perjalanan dengan kondisi menanjak," ucapnya dalam keterangan rilis yang diterima Sharianews, Jumat (19/7).

Di wilayah Gane Luar terdapat tiga titik pengungsian, yakni di jalan lintas Gane Luar-Gane Dalam, belakang SMA dan Gunung Lompo. Saat ini, para pengungsi membutuhkan segera matras untuk alas tidur, air mineral, selimut, pangan, dan terpal.

Tim DMC Dompet Dhuafa menempuh perjalanan yang tidak mudah untuk mencapai pusat lokasi pengungsi, perjalanan dari Gane Barat menuju Gane Luar harus ditempuh selama lima jam perjalanan darat.

Sejauh ini menurut data BNPB per 18 Juli 2019, gempa di Halmahera mengakibatkan 51 jiwa luka-luka, 6 jiwa meninggal dunia, 3.104 jiwa mengungsi. Sementara beberapa fasilitas umum juga mengalami kerusakan seperti jembatan, rumah ibadah, fasilitas kesehatan serta 971 unit rumah dan 7 unit sekolah rusak. Kebutuhan para pengungsi untuk saat ini adalah makanan, selimut, terpal, matras, air bersih, genset, kebutuhan bayi dan tenaga medis mencakup obat-obatan. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo