Sabtu, 4 April 2020
11 Sha‘ban 1441 H
Home / Ekbis / Geliat Fashion Technology dalam Muffest 2020
FOTO I Dok. pexels.com
Muffest merupakan agenda tahunan yang menunjang kreativitas lulusan Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Semarang agar fokus pada kejuruan Fashion Technology.

Sharianews.com, Jakarta ~ Muslim Fashion Festival 2020 (Muffest) resmi digelar di Jakarta Convention Centre (JCC). Acara ini berlasung selama empat hari, terhitung mulai dari 20-23 Februari 2020.

Kepala BBPLK Semarang, Edi Susanto menyampaikan, Muffest merupakan agenda tahunan yang menunjang kreativitas lulusan Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Semarang agar fokus pada kejuruan Fashion Technology.

"Kami berharap dengan terselenggaranya Muffest 2020 ini mampu menjembatani lulusan (BLK) dan peserta pelatihan bidang fashion technology agar dapat terserap dalam pasar kerja dengan keterlibatan para pelaku usaha bidang fashion," kata Edi, dalam keterangannya (20/2).

Kementerian Ketenagakerjaan mendukung penuh kegiatan ini. Acara tersebut dinilai menjadi ajang pameran bagi produk Balai Latihan Kerja (BLK). Penyelenggaraan Muffest 2020 juga menjadi pintu gerbang bagi alumni BLK untuk menembus pasar fesyen dunia untuk mewujudkan visi Indonesia sebagai kiblat fesyen Muslim dunia.

Lulusan BLK dinilai sudah bisa mulai menyejajarkan diri dengan para desainer senior, dengan menampilkan karyanya di berbagai ajang lokal hingga internasional.

Alumni pelatihan BLK telah mengikuti ajang Asian Skill Competition, Fashion Paradise oleh Kreasi Lintas Cipta, Fashion Showcase La Mode A Paris, dan fashion show-fashion show lainnya.

BLK yang dirintis Kementerian Ketenagakerjaan, tidak hanya melatih para peminat industri fashion, bersama Indonesian Fashion Chamber (IFC) juga meluncurkan program pengembangan usaha rintisan untuk menumbuhkan usaha kecil dan menengah dengan memilih produk yang ramah lingkungan, yaitu batik eco-print dan tas belanja dari kain perca

Berbagai produk tersebut juga tersedia pada stan Kementerian Ketenagakerjaan. Selain itu, juga tersedia produk-produk fesyen hasil karya para lulusan BBPLK Semarang, BLK Padang, BLK Kendari, dan BLK Surakarta.

Sementara itu, Dirjen Binalattas Kemnaker, Bambang Satrio Lelono mengungkapkan, keberhasilan sejumlah BLK, khususnya BBPLK Semarang dalam melahirkan para desainer berprestasi, juga karena dukungan sumber daya manusia yang memadai dan hasil kerja sama dengan IFC.

"Kami telah bekerja sama dengan IFC untuk memoles para instruktur kami agar merubah mindset mereka dari semula sebagai instruktur menjahit menjadi instruktur desainer fashion yang lebih kreatif dan berwawasan internasional," kata Satrio. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo