Rabu, 21 Agustus 2019
20 Thu al-Hijjah 1440 H
Home / Keuangan / Gelar Lelang Sukuk Negara, Pemerintah Targetkan Rp 8 Triliun
FOTO I Dok. Ahmad Arif Sharianews.com
Seri SBSN yang akan dilelang adalah seri Surat Perbendaharaan Negara Syariah dan Project Based Sukuk untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2019.

Sharianews.com, Jakarta ~ Pemerintah menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara atau Sukuk Negara hari ini, 14 Mei 2019 dan settlement akan dilakukan pada 16 Mei 2019. Dari pelelangan tersebut, pemerintah menargetkan pencapaian Rp8 triliun.

Berdasarkan laman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, seri SBSN yang akan dilelang adalah seri Surat Perbendaharaan Negara Syariah (SPNS) dan Project Based Sukuk (PBS) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2019.

“Terdapat enam seri SBSN yang dilelang yakni dua SPNS dan empat PBS. SPNS tersebut adalah SPNS01112019 merupakan penerbitan kembali dan SPNS15052020 penerbitan baru. Sementara empat PBS adalah PBS014, PBS019, PBS022, dan PBS015 merupakan penerbitan kembali,” jelas DJPPR Kemenkeu.

Seri SPNS01112019 memiliki tingkat imbalan secara diskonto. Tanggal jatuh tempo pada 1 November 2019. Sementara SPNS15052020 juga memiliki tingkat imbalan secara diskonto. Tanggal jatuh tempo pada 15 Mei 2020.

PBS014 menawarkan tingkat imbalan 6,50 persen dengan jatuh tempo 15 Mei 2021. Seri PBS019 jatuh tempo 15 September 2023 dengan tingkat imbalan 8,25 persen.

Berikutnya seri PBS022 akan ditawarkan dengan tingkat imbalan 8,625 persen dengan jatuh tempo 15 April 2034. Terakhir PBS015, imbal hasil sebesar 8 persen dan jatuh tempo pada 15 Juli 2047.

Underlying Asset-nya berupa proyek atau kegiatan dalam APBN tahun 2019 dan Barang Milik Negara. Underlying asset untuk penerbitan seri SPNS menggunakan Barang Milik Negara yang telah mendapatkan persetujuan DPR RI dan telah memenuhi persyaratan seperti diatur dalam Pasal 2 ayat 4 Peraturan Menteri Keuangan nomor 56/PMK.08/2012 tentang Pengelolaan Aset Surat Berharga Syariah Negara yang Berasal dari Barang Milik Negara.

Sedangkan underlying asset untuk penerbitan seri PBS menggunakan proyek/kegiatan dalam APBN tahun 2019 yang telah mendapat persetujuan DPR RI melalui UU Nomor 12 Tahun 2018 tentang APBN Tahun Anggaran 2019 dan sebagian berupa Barang Milik Negara.

Peserta lelang terdiri dari 17 bank dan empat perusahaan Efek. Untuk Bank, antara lain PT Bank Mandiri (Persero), Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk, PT Bank Permata, Tbk, PT Bank Panin, Tbk, PT Bank HSBC Indonesia, PT Bank OCBC NISP, Tbk, Standard Chartered Bank, PT Bank CIMB Niaga, Tbk, PT Bank Maybank Indonesia, Tbk, Citibank N.A, PT Bank Negara Indonesia Syariah, PT Bank Central Asia, Tbk, Deutsche Bank AG, PT Bank BNP Paribas Indonesia, PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank BRI Syariah

Sementara perusahaan Efek yang mengikuti lelang adalah PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia, Tbk, PT Bahana Securities. (*)

 

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo

Tags: