Rabu, 24 Juli 2019
22 Thu al-Qa‘dah 1440 H
Home / Lifestyle / GAPMMI Optimis Pelaksanaan Sertifikasi Halal akan Kondusif
FOTO | dok.romy.sharianews.com
"Kami optimis bahwa pemerintah sekarang sudah memperhatikan aspirasi industri, terutama sektor makanan minuman. Dari sinyal yang dikeluarkan, kami yakin bahwa nantinya PP terkait pelaksanaan sertifikasi halal akan kondusif," ujar Rachmat.

Sharianews.com, Jakarta ~ Peraturan Pemerintah mengenai sertifikasi halal tinggal menunggu keputusan Presiden RI, setelah sekian lama menunggu paraf dari kementerian lain.

Meskipun Undang-undang Jaminan Produk Halal (UUJPH) sudah disahkan nanti, ketua umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (GAPMMI) Rachmat Hidayat berharap dapat memperhatikan aspirasi industri.

"Kami optimis bahwa pemerintah sekarang sudah memperhatikan aspirasi industri, terutama sektor makanan minuman. Dari sinyal yang dikeluarkan, kami yakin bahwa nantinya PP terkait pelaksanaan sertifikasi halal akan kondusif," ujar Rachmat ketika ditemui di Milenium Hotel, Jakarta, Rabu (16/1)

Rachmat yang juga menjabat sebagai ketua umum Asosiasi Pengusaha Air Minum Dalam Kemasan (Aspadin) berharap dan optimis bahwa sertifikasi halal tidak akan menyulitkan industri.

"Semoga tidak ada yang dirugikan jika sinyal positif ini benar-benar terjadi," sambung Rachmat.

Ketika ditanyakan mengenai keluhan pelaku usaha terkait sertifikasi halal, Rachmat juga menambahkan hal tersebut sudah dijanjikan oleh pemerintah tidak akan terjadi

"Hal tersebut dijanjikan oleh pemerintah tidak akan terjadi, jadi apa yang baik sekarang akan terus berlanjut, dan proses sertifikasi yang sudah berjalan akan berlanjut ke depan dan malah akan ditingkatkan," ungkap Rachmat.

Kepala Badan Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (BPJPH), Prof Sukoso juga menyampaikan tentang kesiapan, terkait dengan pihaknya sebagai leading sektor jaminan produk halal, terutama dari sisi auditor.

"Begini, mengenai auditor kita sudah lakukan pelatihan. Pelatihan persiapan calon auditor ini sudah angkatan ke-4, jumlahnya sudah 120 orang. Tahun ini akan kita garap, tentunya ini akan berlanjut terus," ujar Sukoso ketika ditemui sharianews.com usai rapat bersama Kemenag, Jakarta, Rabu (9/1). (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo