Sabtu, 20 Juli 2019
18 Thu al-Qa‘dah 1440 H
Home / Ekbis / Gapmmi: Kita Sangat Menunggu PMA Jelang Kewajiban Sertifikasi Halal
FOTO I Dok. fokusjambi.com
Ketua Gapmmi, Adhi S. Lukman mengatakan, jelang tanggal tersebut, pihaknya masih menunggu putusan PMA (Peraturan Kementerian Agama).

Sharianews.com, Jakarta ~ Mandatory sertifikasi halal untuk semua industri UMKM makanan minuman sudah tinggal beberapa bulan lagi, tepatnya 17 Oktober 2019.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S. Lukman mengatakan, jelang tanggal tersebut, pihaknya masih menunggu putusan PMA (Peraturan Kementerian Agama).

"Deg-degan, tinggal menghitung hari jelang 17 oktober tapi PMA-nya belum keluar, kita sangat menunggu PMA-nya," jelas Adhi di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ditambahkan oleh Adhi, bentuk PMA-nya sendiri belum terlihat seperti apa. misalnya bentuk logo dan cara registrasinya seperti apa. Namun, secara dasar sudah diketahui berapa lama waktu yang digunakan untuk proses pembuatan sertifikasi halal.

Sementara kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ir. Sukoso menyebutkan, terkait dengan bentuk logo halal, nantinya akan diputuskan oleh Kementerian Hukum dan HAM.

"Sekarang masih disimpan di sana, di-launch nanti 17 Oktober mendatang, kemudian untuk logo sekarang masih bisa digunakan hingga 3 tahun lamanya," ujar Sukoso.

Sementara Sekretaris umum komunitas sahabat UMKM, Faisal Hasan Basri menyebutkan harapan dari UMKM sebetulnya tidaklah terlalu muluk.

"Sertifikasinya mudah, cepat, dan murah," ujar Faisal.

Ia menambahkan, dirinya terus mendorong anggota-anggotanya untuk membuat sertifikasi halal. Karena dalam catatannya, lebih lanjut dikatakan Faisal, anggotanya secara keseluruhan yang sudah bersertifikasi halal baru 30-40 persen.

"Hal itu yang membuat PR juga di komunitas kami sebagai pengurus pusat," tutup Faisal. (*)

 

Reporter: Romy Syawal Editor: Achi Hartoyo