Rabu, 1 Februari 2023
11 Rajab 1444 H
Home / Keuangan / Gandeng Timah Properti, BNI Syariah Gencarkan Ekspansi Pembiayaan Konsumer
SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi (kiri) dan Direktur Timah Properti, Eko Budi Santoso (Kanan)
“Beberapa strategi yang kami terapkan dalam mencapai target pertumbuhan bisnis konsumer adalah fokus pada segmen nasabah fix-income serta bersinergi dengan BNI Induk dalam hal kerja sama pemasaran dengan nasabah institusi, BUMN, BHMN dan swasta nasional,” ungkap Iwan.

Sharianews.com, Jakarta ~ BNI Syariah semakin gencar melakukan ekspansi segmen bisnis konsumer. Kali ini BNI Syariah menggandeng PT Timah Karya Persada Properti (PT TKPP), untuk kerja sama dalam menfasilitasi pembiayaan kepemilikan rumah.

Perjanjian kerja sama ini ditandatangani oleh SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi Bersama Direktur PT Timah Karya Persada Properti, Eko Budisantoso. Turut hadir Pemimpin Divisi Konsumer BNI Syariah, Samson; serta Pemimpin Cabang BNI Syariah Jakarta Barat, Zen Asegaf (26/2).

Iwan menyampaikan dalam rangka meningkatkan kinerja bisnis konsumer BNI Syariah, BNI Syariah menjalin kerja sama dengan berbagai pelaku bisnis seperti para developer.

Pada kesempatan ini, BNI Syariah melakukan perjanjian kerja sama untuk penyaluran fasilitas pembiayaan BNI Griya iB Hasanah untuk dua proyek perumahan dari Timah Properti, yaitu Familia Urban di Bekasi dan Payon Ponca di Tangerang Selatan.

“Sebagai Hasanah Banking Partner, BNI Syariah berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mewujudkan impian memiliki hunian idaman yang nyaman dan tentram sesuai prinsip syariah, sehingga Insya Allah berkah,” jelas lwan.

Kerja sama dengan Timah Properti untuk memfasilitasi pembiayaan kepemilikan rumah ini dalam rangka meningkatkan penyaluran pembiayaan griya BNI Syariah di mana per Desember 2018 portofolio pembiayaan griya BNI Syariah sebesar Rp11,86 trilun.

Jumlah tersebut meningkat 10,81 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan komposisi pembiayaan perumahan sebesar 41,92 persen dibandingkan dengan total pembiayaan BNI Syariah. Saat ini, BNI Syariah telah bekerja sama dengan lebih dari 900 developer di seluruh Indonesia.

Melalui BNI Griya iB Hasanah, BNI Syariah menyediakan fasilitas pembiayaan perumahan dengan akad murabahah maupun musyarakah mutanaqisah (MMQ) dengan maksimum pembiayaan Rp25 miliar, dengan angsuran tetap, bebas biaya administrasi, bebas biaya provisi, bebas biaya appraisal serta bebas denda keterlambatan.

Jangka waktu pembiayaan yang fleksibel sampai dengan 20 tahun untuk nasabah fix-income dan 15 tahun untuk nasabah nonfix-income.

Untuk pembelian rumah atau apartemen, fasilitas pembiayaan yang digunakan memiliki jangka waktu paling lama 20 tahun dan untuk pembiayaan ruko atau rukan jangka waktu maksimal 15 tahun. Sementara untuk fasilitas pembiayaan yang digunakan untuk pembelian tanah paling lama adalah 10 tahun.

“Beberapa strategi yang kami terapkan dalam mencapai target pertumbuhan bisnis konsumer adalah fokus pada segmen nasabah fix-income serta bersinergi dengan BNI Induk dalam hal kerja sama pemasaran dengan nasabah institusi, BUMN, BHMN dan swasta nasional,” ungkap Iwan.

PT Timah Karya Persada Properti atau Timah Properti, adalah anak perusahaan dari Perusahaan BUMN PT. Timah (Persero) Tbk yang bergerak dalam bidang bisnis pengembangan properti. Untuk tahap pertama Timah Properti telah mengembangkan tiga kawasan diatas lahan milik PT TIMAH (Persero) Tbk, yakni Familia Urban di Mustikajaya, Bekasi; Payon Ponca di Cirendeu, Tangerang Selatan; dan Payon Kaladia di Kelapa Dua, Depok.

Untuk proyek yang dikerjasamakan saat ini hanya Familia Urban dengan jumlah 660 unit rumah dengan beragam tipe mulai dari tipe 36/72 sampai tipe 90/120 (dua lantai) dengan harga yang ditawarkan antara Rp380 juta–Rp700 juta.

Sedangan untuk proyek Payon Ponca di Tangerang Selatan merupakan proyek perumah eksklusif karena hanya tersedia 12 unit dengan dua tipe Isvara 100/99 dan tipe Isvara hook 103/105 yang ditawarkan dengan harga Rp1,3 miliar–Rp1,9 miliar. (*)

Reporter: Aldiansyah Nurrahman Editor: Achi Hartoyo