Sabtu, 8 Mei 2021
27 Ramadan 1442 H
Home / Ziswaf / FOZ - BNPT Kolaborasi Cegah Terorisme di Lingkungan Gerakan Zakat
FOZ akan membuat beberapa upaya mitigasi bersama dengan BNPT

Sharianews.com, Jakarta - Forum Zakat (FOZ) menggelar pertemuan dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebagai bentuk komitmen FOZ dalam memperkuat upaya pencegahan radikalisme dan terorisme di lingkungan Gerakan Zakat Indonesia.

Atas kesamaan komitmen ini, kedua belah pihak menyepakati akan adanya aksi kolaboratif yang akan dikonkritkan dalam bentuk nota kesepahaman (MoU).

Ketua Umum Forum Zakat Bambang Suherman mengatakan FOZ akan membuat beberapa upaya mitigasi bersama dengan BNPT dalam rangka mencegah radikalisme dan terorisme di lingkungan Gerakan Zakat.

“Salah satunya nanti akan dibuat kelas edukasi peningkatan kapasitas dan kapabilitas bagi amil OPZ (Organisasi Pengelola Zakat) anggota FOZ, terkait pemahaman yang benar terkait dengan pencegahan terorisme dan radikalisme dan tentunya diisi oleh teman-teman dari BNPT” jelasnya, dalam keterangan yang diterima Sharianews.com, Jumat (30/04).

Menurutnya, FOZ sejak lama berkomitmen terkait hal ini, salah satunya melalui sertifikasi yang digagas oleh FOZ bersama asosiasi dan organisasi ekonomi syariah lainnya.

FOZ membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Keuangan Syariah yang di dalamnya ada sertifikasi amil zakat. Sertifikasi zakat, lanjut Bambang, ada dua tingkat yaitu amil dasar dan amil ahli.

“Secara khusus di sertifikasi amil ahli, FOZ sudah memasukan satu unit kompetensi yang berbunyi mampu menerapkan kebijakan anti pencucian uang dan tindak pidana terorisme,” tegas Bambang.

Sertifikasi ini sudah disahkan sebagai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Amil Zakat yang disahkan oleh Kementrian Tenaga Kerja atas kerjasama FOZ, Badan Amil Zakat Nasional, dan Kementerian Agama.

Selain itu, sejak lama FOZ sudah menggandeng Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan hal ini melahirkan PSAK 109 sebagai sistem akutansi yang secara khusus menangnani transaksi ZIS dan menjadi standar yang dipakai oleh para OPZ.

“Ini adalah bukti keseriusan FOZ dalam upaya meningkatkan akuntabilitas lembaga dan ini relate sekali dengan upaya pencegahan radikalisme dan tindak pidana terorisme,” pungkas Bambang.

Rep. Aldiansyah Nurrahman