Sabtu, 20 April 2019
15 Sha‘ban 1440 H
Foto/Dok Sharianews
Dikutip dari Psychology Today masalah citra diri sendiri sebetulnya dapat menjadi sumber beberapa gangguan mental. Misalnya saja orang-orang jadi terobsesi untuk memiliki tubuh kurus hingga pada titik anoreksia atau jadi kecanduan operasi bedah plastik.

Sharianews.com, Fenomena 10 Year Challenge sedang ramai di jejaring sosial. Tidak hanya ramai di Instagram, 10 Year Challenge juga menghiasi lini massa Twitter dan Facebook. Hal tersebut ditanggapi beragam oleh warganet. Ada yang lucu-lucuan sampai sindiran kepada lawan politik. Bahkan tanda pagar (tagar) atau hashtag #10YearChallenge pun menjadi trending topic Twitter.

Siapa sebenarnya yang mempopulerkan #10YearChallenge di media sosial itu? Fenomena apa ini? Topik #10YearChallenge sejatinya merupakan tantangan untuk mengunggah foto sepuluh tahun lalu yang disandingkan dengan foto terbaru sepuluh tahun kemudian. Tepatnya pada 2019 ini.

Seperti dikutip dari halaman Standard, Rabu (16/1), #10YearChallenge di berbagai negara ternyata memiliki banyak nama. Sebut saja #HowHardDidAgingHitYou challenge dan #GlowUp challenge. Keduanya sama, yakni sama-sama membagikan unggahan foto terdahulu vs foto masa kini dengan perbedaan yang mencolok.

Peserta challenge tersebut cukup mengunggah dua gambar, biasanya berdampingan atau kolase yang diambil setidaknya sepuluh tahun terpisah. Pesan keseluruhan dari challenge atau tantangan ini adalah untuk mencintai diri sekaligus menunjukkan pada dunia bagaimana kamu telah ‘bersinar’ saat ini jika dibandingkan dengan kemarin, sehari yang lalu, setahun yang lalu atau 10 tahun yang lalu. Intinya, foto yang kamu unggah dibiarkan untuk menunjukan siapa kamu di masa lalu, dan kamu saat ini dengan segala capaian yang sudah kamu lalui.

Topik soal #10YearChallenge di Indonesia sendiri juga ramai diperbincangkan. Banyak kalangan termasuk selebriti tanah air mengunggah foto mereka 10 tahun lalu vs foto saat ini yang mereka miliki.

Topik 10 Year Challenge juga dijadikan ajang untuk menunjukan kepada netizen lainnya bahwa di masa lalu mereka pernah sangat norak dengan pose-pose foto yang tidak biasa. Tak sedikit juga yang menjadikan #10YearChallenge sebagai bahan guyonan dengan mengubah foto mereka di masa lalu dengan foto-foto artis mancanegara. Berikut foto-foto #10YearChallenge yang Sharianews.com kumpulkan dari media sosial Instagram.

Mengenai hal tersebut praktisi kebugaran sekaligus ahli gizi Jansen Ongko, MSc, RD, menyarankan agar orang-orang tidak terlalu fokus pada foto 'hasil' di tren 10 years challenge. Alasannya karena meski mungkin ada yang bisa bangga dengan transformasinya, tidak menutup kemungkinan hal tersebut membuat orang lain jadi minder.

Dampaknya masalah body image atau citra diri akan menjadi semakin kental di tengah kehidupan.

"Sebenarnya itu bagus sih dari 10 tahun kita bisa melihat sudah menjalani hidup sehat atau belum. Tapi itu juga akan menjadi pressure tersendiri karena semua diukur dari penampilan rambut, wajah, bentuk badan," kata Jansen seperti dikutip dari detikHealth.

"Kekurangan dari gambar before-after itu orang melihat hasilnya saja tapi prosesnya lupa. Orang dari dekil jadi cantik atau ganteng, itu kan tujuan dari 10 years challenge. Ini akan membuat perbandingan bentuk tubuh," lanjutnya.

Dikutip dari Psychology Today masalah citra diri sendiri sebetulnya dapat menjadi sumber beberapa gangguan mental. Misalnya saja orang-orang jadi terobsesi untuk memiliki tubuh kurus hingga pada titik anoreksia atau jadi kecanduan operasi bedah plastik.

Munir Abdillah