Sabtu, 8 Agustus 2020
19 Thu al-Hijjah 1441 H
Home / Keuangan / Fasilitas Pencairan Sebelum Jatuh Tempo ST005 Hingga 4 Agustus 2020
Foto dok. Pexels
periode pengajuan Early Redemption dari 24 Juli 2020 hingga 4 Agustus 2020 pukul 10.00 WIB

Sharianews.com, Jakarta - Sesuai dengan memorandum informasi Sukuk Tabungan (ST) seri ST005, Pemerintah menyediakan fasilitas Pencairan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption) ST005.

Adapun Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menyampaikan periode pengajuan Early Redemption dari 24 Juli 2020 hingga 4 Agustus 2020 pukul 10.00 WIB.

“Tanggal setelmen Early Redemption jatuh pada 10 Agustus 2020. Sementara nilai maksimal Early Redemption sebesar 50 persen dari setiap transaksi pembelian yang telah dilakukan,” jelas DJPPR Kementerian Keuangan.

Kemudian, nilai minimal Early Redemption ketentuanya Pengajuan Early Redemption atas satu transaksi  pembelian dilakukan dengan ketentuan minimal satu unit atau senilai Rp1 juta dan kelipatan satu unit atau senilai Rp1 juta.

Selanjutnya investor yang dapat menggunakan fasilitas Early Redemption, yakni setiap  investor  ST005  yang  memiliki  minimal kepemilikan dua unit atau senilai Rp2 juta untuk  setiap transaksi pembelian ST005 yang telah dilakukan.

Untuk tata cara pengajuan Early Redemption ketentuannya sebagai berikut:

a. Pengajuan Early Redemption dilakukan pada masa pengajuan (Window) Early Redemption melalui sistem elektronik yang ada di mitra distribusi tempat pemilik ST005 melakukan pemesanan secara elektronik yang terhubung dengan jaringan internet;

b. melakukan pengajuan Early Redemption dengan memasukkan jumlah nilai ST005 yang diajukan melalui sistem elektronik pada mitra distribusi;

c. Setiap pengajuan Early Redemption akan diteruskan secara real time ke sistem elektronik pada Kementerian Keuangan.

d. Sistem elektronik pada Kementerian Keuangan akan melakukan validasi atas pengajuan Early Redemption terhadap kesesuaian atas ketentuan mengenai Early Redemption;

e. Pada tanggal setelmen, emilik ST005 akan menerima pokok ST005 sebesar nominal yang diajukan pada saat periode Early Redemption beserta kupon selama satu bulan yang jatuh tempo pada tanggal 10 Agustus 2020, sesuai ketentuan dan persyaratan yang berlaku. Apabila pembayaran pokok dan kupon ST tersebut bertepatan dengan hari di mana operasional sistem pembayaran tidak diselenggarakan oleh Bank Indonesia, maka pembayarannya akan dilakukan pada hari kerja berikutnya tanpa kompensasi bunga;

f. Dalam hal sistem elektronik pada mitra distribusi tidak lagi tersedia yang mengakibatkan pemilik ST005 tidak dapat melakukan Early Redemption, maka pemerintah berwenang mengalihkan pengajuan Early Redemption kepada mitra distribusi lain atau mengambil kebijakan lain yang akan ditentukan kemudian.

Daftar mitra distribusi ST005, yakni PT Bank BRI Syariah, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, PT Bareksa Portal Investasi , PT Investree Radhika Jaya, PT Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku), dan PT Nusantara Sejahtera Investama (Invisee).

Selain itu, PT Star Mercato Capitale (Tanamduit), PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank DBS Indonesia, PT Bank Maybank Indonesia, PT Bank OCBC NISP Tbk, PT Bank Panin Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk, PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, serta PT Bank HSBC Indonesia.

Sebagai gambaran, ST005 telah dijual secara daring. Produk ini menggunakan prinsip-prinsip Islami yang memberikan keuntungan bagi investornya tanpa riba.

Modal pembelian ST005 mulai dari Rp1 juta per unit. Pembelian juga bisa dilakukan dengan kelipatan Rp1 juta hingga maksimal Rp3 miliar per individu selama masa penawaran 8-21 Agustus 2019.

ST005 ini memiliki masa berlaku dua tahun dan akan jatuh tempo pada 10 Agustus 2021. Uang pokok maupun pembayaran imbalan ST005 dijamin 100 persen oleh pemerintah.

Pemerintah sudah menetapkan imbalan (kupon) minimal ST005 sebesar 7,4 persen per tahun. Sistem perhitungan imbalan ini adalah floating with floor (mengambang dengan batas minimal), alias bisa naik ketika acuan naik tetapi tidak bisa turun dari batas minimal yang ditetapkan.

Rep. Aldiansyah Nurrahman